Berita

Pangkoopsau II Bertindak Sebagai Inspektur Upacara

Pangkoopsau II Bertindak Sebagai Inspektur Upacara
#TNIAU 

TNI AU.  Panglima Komando Operasi TNI Angkatan Udara II Marsda TNI Henri Alfiandi bertindak selaku Inspektur Upacara, pada pelaksanaan Upacara Bulanan di Lapangan Apel I Markas Komando Operasi TNI Angkatan Udara II, Senin (18/2). Turut Hadir dalam Upacara Tersebut adalah Ir Koopsau II, Para Asisten, Para Komandan, Para Staf Ahli, Para Kepala, Para perwira, Bintara, Tamtama dan Pegawai Negeri Sipil Makoopsau II.

Dalam Upacara kali ini Pangkoopsau II membacakan sambutan Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Yuyu Sutisna, S.E., M.M., mengatakan bahwa perkembangan siatuasi dalam negeri yang masi dihiasi berbagai permasalahan seperti separatisme, terorisme, radikalisme, bencana alam dan konflik sosial lainnya. Kondisi tersebut ditambah dengan makin meningkatnya suhu politik di dalam negeri, sebagai akibat pada tahun ini akan diselenggarakan pemilihan Presiden dan Wakil Presiden serta pemilu legislatif, sehingga keadaan di negara kita akan rentan terhadap berbagai potensi terjadinya gangguan keamanan dan konflik komunal karena munculnya berita-berita hoax di media sosial.

Berkaitan dengan Hal tersebut Kepala Staf Angkatan udara menekankan kembali bahwa netralitas TNI adalah harga mati yang harus senantiasa kita junjung dan kita implementasikan mulai dari prajurit berpangkat terendah sampai tertinggi, kita harus ingat bahwa prajurit tidak boleh menjadi alat suatu golongan atau orang siapapun juga, sehingga Yuyu Sutisna meminta para prajurit dan PNS TNI AU untuk tidak pernah sekali-kali terlibat dalam kegiatan politik praktis apapun bentuknya. Kita harus tetap berpegang teguh pada karakter dan jati diri TNI dan PNS TNI, yaitu prinsip yang dilandasi dengan jiwa Sapta Marga, Sumpah Prajurit, Delapan Wajib TNI dan Panca Prasetya Korpri, agar kita mampu berpijak pada posisi yang benar dan tidak terpengaruh oleh berbagai kepentingan kata Kasau.

Lebih Lanjut Yuyu Sutisna mengatakan bahwa sebagai salah satu komponen pertahanan negara, TNI Angkatan Udara akan terus tumbuh dan berkembang seiring dengan sistem perencanaan pembangunan nasional, perkembangan lingkungan strategis, dan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi kedirgantaraan, yang akan membuat tantangan tugas TNI Angkatan Udara ke depan akan semakin berat dan kompleks. Berbagai issu yang berkaitan dengan tugas-tugas TNI Angkatan Udara seperti permasalahan pengamanan wilayah maritim dan perbatasan serta pengawasan terhadap pelanggaran wilayah udara, memerlukan perhatian dan kecermatan dalam menentukan langkah antisipatif. Prajurit dan PNS TNI AU harus tetap optimis untuk mampu melaksanakan setiap tugas yang dibebankan kepada TNI Angkatan Udara.

Kepala staf Angkatan Udara memberikan penghargaan yang tinggi dan ucapan terima kasih kepada seluruh prajurit dan PNS TNI Angkatan Udara di manapun berada dan bertugas atas dedikasi, motivasi dan semangat dalam menjalankan tugas sesuai bidang tugasnya yang dilandasi dengan sikap profesional, militan dan inovatif, hal ini  akan tetap berada di dalam hati sanubari setiap prajurit dan PNS, sepanjang pengabdiannya di TNI Angkatan Udara.

Di akhir sambutannya Kasau memberikan penekanan untuk dipedomani dalam pelaksanaan tugas yaitu : Pertama, Tingkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa sebagai landasan moral dalam pelaksanaan tugas, Kedua, Jadilah prajurit yang profesional, militan dan inovatif untuk menghadapi setiap tantangan penugasan, Ketiga, Tegakkan disiplin, peraturan dan hukum, dengan tidak membuat pelanggaran moral, etika dan hukum sekecil apapun yang bias mencederai nama baik organisasi dan menyakiti hati rakyat, Keempat, Tingkatkan keselamatan terbang dan kerja dimanapun bertugas agar kita dapat mempertahankan zero accident, Kelima, Jaga soliditas antar satuan di TNI AU, TNI maupun Polri serta jangan sampai ada gesekan dengan masyarakat, Keenam, Pegang teguh komitmen TNI tentang netralitas TNI dalam pelaksanaan Pilpres dan Wapres serta pemilu legislatif 2019, Ketuju, Teguhkan tekad dan semangat untuk selalu mengamalkan nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI dalam kehidupan sehari-hari, Pungkas Perwira tinggi yang berpangkat bintang empat ini.

Setelah Upacara selesai Pangkoopsau II Marsda TNI Henri Alfiandi mengumpulkan seluruh personel Makoopsau II untuk memberikan penjelasan secara mendetail dan mendalam tentang makna netralitas TNI, serta memberikan penekanan bahwa beliau tidak akan mentolerir bila ada personel Makoopsau II dan Jajarannya  yang melanggar komitmen tentang netralitas TNI tersebut.

 

 

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel