Berita

PANGKOOPSAU II BUKA PELATIHAN PENANGANAN PENDERITA GAWAT DARURAT (PPGD)

Dibaca: 27 Oleh 14 Feb 2012Tidak ada komentar
Sukhoi Su-27
#TNIAU 

Panglima Komando Operasi Angkatan Udara (Pangkoopsau) II Marsekal Muda (Marsda) TNI Ismono Wijayanto, membuka acara pelatihan Penanganan Penderita Gawat Darurat (PPGD) tingkat dasar untuk personel TNI maupun PNS Makoopsau II TA. 2012, di ruang Ballarialaka Makoopsau II, Makassar, Selasa (14/2).

Pelatihan yang dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 14-16 Pebruari 2012, diikuti oleh 40 orang prajurit dan Pns Makoopsau II. Hadir pada acara tersebut, para Asisten Koopsau II, Kakes Koopsau II Letkol Kes dr. Charles P.J. Suouth, para pejabat, dan para perwira terkait. Pelatihan PPGD tersebut, menghadirkan para pemateri diantaranya dr. Charles P.J. Suouth, Mayor Kes Muhammad Sofyan, S.Pd, S.Kep, NERS, dan beberapa pemateri dan pelatih lainnya.

Pembukaan pelatihan, ditandai dengan pernyataan resmi serta penyematan tanda peserta pelatihan penanganan penderita gawat darurat. Dalam sambutannya Pangkoopsau II menegaskan bahwa kegiatan pelatihan ini selain untuk menambah bekal pengetahuan dan keterampilan para peserta, khususnya yang bertugas dalam penanganan penderita gawat darurat, juga dalam rangka pengembangan keilmuan bidang kesehatan, implementasi tindakan medis, serta meningkatkan langkah-langkah kesiapan pelayanan medis penanganan gawat darurat.

Baca juga:  Pokja Revisi Kurikulum Pendidikan Wingdiktekkal

Sementara Kakes Koopsau II dr. Charles P.J.S, disela-sela kegiatan mengatakan bahwa seiring dengan dinamika lingkungan khususnya kejadian bencana alam seperti tsunami, gempa bumi , banjir, tanah longsor dan lainnya yang sering membawa korban jiwa secara masal, maupun kejadian insidentil yang berakibat korban meninggal, luka berat dan ringan, maka perlu kesiapan untuk menghindari terjadinya korban yang tidak diinginkan, maka dibutuhkan tenaga-tenaga yang terlatih khususnya bagi prajurit dan Pns Angkatan udara di Makoopsau II, dan perlu mendapatkan pembinaan secara berkala.

Pangkoopsau II juga menegaskan, bahwa ”kegiatan ini sangat penting disamping meningkatkan kemampuan personel Makoopsau II dalam penanganan penderita gawat darurat, juga meningkatkan sinergitas TNI Angkatan Udara dengan masyarakat nantinya dalam membantu penanganan korban bencana, yang termasuk juga dalam tugas pokok TNI melaksanakan Operasi Militer Selain Perang (OMSP), serta menjawab tantangan tugas dan peran Angkatan Udara ditengah masyarakat”, tegas Marsda TNI Ismono Wijayanto.

Seluruh peserta yang hadir dan mengikuti pelatihan nampak antusias mecermati materi yang disampaikan. Beberapa peserta bersemangat menanggapi maupun menanyakan berbagai persoalan yang sering dihadapi dalam pelaksanaan tugas-tugas pelayanan medis di lapangan.

Baca juga:  DIKMA PSDP PENERBANG TNI ANGKATAN KE-26 DITUTUP

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel