Berita

Pangkoopsau II Buka Simposium Nasional Kesehatan Penerbangan

Dibaca: 8 Oleh 15 Okt 2014Tidak ada komentar
Pangkoopsau II Buka Simposium Nasional Kesehatan Penerbangan
#TNIAU 

Panglima Komando Operasi Angkatan Udara (Pangkoopsau) II Marsekal Muda (Marsda) TNI Abdul Muis, membuka acara Simposium Nasional Kesehatan Penerbangan di hotel Sahid Jaya, Makassar, Selasa (14/10). Simposium Nasional ini diikuti oleh praktisi kesehatan dari berbagai instansi maupun perguruan tinggi yang ada di kota Makassar maupun dari luar daerah dan juga para perwira TNI Angkatan Udara, terlaksana atas kerja sama Universitas Patria Artha (UPA), TNI Angkatan Udara dan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan. Simposium Nasional tersebut, menghadirkan para pemateri dari TNI Angkatan Udara, diantaranya Marsekal TNI (Purn) Chappy Hakim, Marsda TNI (Purn) Achmad Hidayat, Bupati Gorontalo Bobihoe Akib, yang akan dipandu oleh moderator Seminar antara Lain Marsma TNI dr Asrunsyah Nasution, Marsma TNI dr. Benny H. Tumbelaka, dan Marsma TNI Bambang Hendro.

Pembukaan simposium yang juga dihadiri para Muspida Sulawesi Selatan oleh Pangkoopsau II didampingi Ketua yayasan Patria Artha Bastian Lubis, SE, MM, dengan tema ”Peluang Pendidikan Kesehatan Penerbangan menghadapi MEA dan ASEAN Open Sky 2014”. Dalam sambutannya Pangkoopsau II menegaskan bahwa kegiatan simposium ini selain untuk menambah bekal pengetahuan dan keterampilan para peserta, khususnya yang bertugas dibidang kesehatan penerbangan, juga dalam rangka pengembangan keilmuan kesehatan penerbangan, baik dibidang transportasi udara maupun implementasi tindakan medis, serta meningkatkan langkah-langkah kesiapan pelayanan medik udara. Pangkoopsau II juga mendukung kerjasama Universitas Patria Artha, Angkatan Udara dan Dinas Kesehatan Provinsi Sulsel, untuk mewujudkan program pendidikan kesehatan penerbangan di Sulawesi Selatan, seiring dengan meningkatnya kebutuhan tenaga kesehatan penerbangan yang memiliki kualifikasi khusus, untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan penerbangan saat ini, baik penerbangan rutin dengan mobilitas tinggi seperti penerbangan haji yang setiap tahun menunjukkan angka kematian jamaah haji yang tidak sedikit, juga penerbangan pariwisata di beberapa daerah.

Baca juga:  Coffee Morning Mabesau

Seluruh peserta yang hadir dan mengikuti simposium kesehatan penerbangan nampak antusias mecermati materi yang disampaikan. Beberapa peserta bersemangat menanggapi maupun menanyakan berbagai persoalan yang sering dihadapi dalam pelaksanaan tugas-tugas pelayanan kesehatan di lapangan.

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel