Berita

Pangkoopsau II : JANGAN MEMAKSAKAN MUDIK BILA PRASARANYA KURANG LAYAK

Dibaca: 6 Oleh 27 Mei 2010Tidak ada komentar
indonesianf16pesawat0170 tniau
#TNIAU 

Panglima Komando Operasi TNI AU (Pangkopsau) II, Marsekal Muda (Marsda) TNI Yushan Sayuti minta agar dalam pelaksanan cuti lebaran, para prajuri dan PNS jajaran Koopsau II memperhatikan ketentuan yang telah diatur oleh pimpinan TNI. Kamis, (17/9). Pangkoopsau II berharap semua prajurit Koopsau II dapat melaksanakan lebaran bersama keluarga dengan nyaman dan aman, oleh karena itu diminta untuk tidak memaksakan diri mudik (pulang kampung) saat perayaan hari raya Idul Fitri 1430 H, jika sarana dan prasarana yang diperluka untuk mudik tidak layak.

 

”Laksanakanlah libur lebaran secara wajar, dan jangan pernah memaksakan diri untuk mudik, bila sarana dan prasarananya tidak memenuhi persyaratan” kata Pangkoopsau II.

 

Pernyataan itu disampaikan Pangkoopsau II pada upacara bendera bulanan, di Makoopsau II, Makasar, Kamis (17/9). Upacara yang diwarnai pengibaran bendera merah putih dan pengucapan Sapta Marga itu, diikuti seluruh prajurit dan Pegawai Negri Sipil (PNS) Makoopsau II, termasuk Kepala Staf (Kas) Koopsau II Marsma TNI Dede Rusamsi.

Baca juga:  228 Personel Yonko 462 Paskhas Laksanakan Terjun Malam

 

Pangkoopsau II mengatakan, pelaksanaan mudik lebaran, hendaknya disesuaikan dengan kemampuan masing-masing prajurit. Hal penting yang perlu diperhatikan adalah menyangkut keselamatan dan keamanan selama di perjalanan, termasuk keselamatan personil mapun materiil.

 

”Perhatikan aspek keselamatan dan keamanan, berhati-hatilah selama pejalanan ketempat tujuan masing-masing karena saya sangat berharap, seluruh prajurit Koopsau II dapat berlebaran dengan nyaman dan aman serta kembali ke kesatuan dengan selamat dan tepat waktu” kata Pagkoopsau II.

 

Pada bagian lain amanatnya, Pangkoopsau II menyampaikan tentang telah ditingkatkannya status pos TNI AU Tarakan menjadi Lanud Tarakan yang ada di Kalimantan Timur. Menurut Pangkoopsau II, peningkatan status Lanud Tarakan ini perlu disambut secara positif, mengingat di wilayah Tarakan khususnya dan Kalimantan Timur umumnya, merupakan daerah yang rawan teradap aksi pelanggaran wilayah, baik di darat, laut maupun udara. Diharapkan peresmian Lanud Tarakan akan makin memperlancar pelaksanaan operasi udara yang digelar Koopsau II khususnya maupun TNI AU/TNI pada umumnya.

 

”Kita berharap, peresmian Lanud Tarakan dapat membantu pemerintah dalam meciptakan situasi kawasan Tarakan dan Kalimantan Timur yang lebih kondusif lagi, termasuk juga kawasan Ambalat yang menjadi bagian dari pelaksanaan operasi udara sepanjang tahun Koopsau II” ungkap Pangkopsau II.

Baca juga:  PENEGAKKAN DISIPLIN DAN TATA TERTIB ” WASPADA BHAKTI ”DI LANUD PALEMBANG

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel