Berita

Pangkoopsau II Menghadiri Pemecahan Rekor Dunia Selam di Pantai Megamas Manado

Oleh 03 Agu 2019 Agustus 5th, 2019 Tidak ada komentar
Pangkoopsau Ii Menghadiri Pemecahan Rekor Dunia Selam Di Pantai Megamas Manado
#TNIAU 

TNI AU.  Panglima Komando Operasi TNI Angkatan Udara II Marsda TNI Henri Alfiandi menghadiri acara pemecahan rekor dunia atau Guinness World Record (GWR) selam massal terbanyak, rantai manusia terpanjang di bawah air dan pembentangan bendera terbesar di bawah laut. Sabtu (3/8). Acara tersebut turut dihadiri oleh Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian, pejabat Forkompimda Sulawesi Utara serta ribuan penyelam yang memadati kawasan pantai Megamas Kota Manado, Sulawesi Utara.

Penyelam yang ikut ambil bagian terdiri dari berbagai usia dan gender dan telah dikelompokkan sesuai dengan usia dan gender tersebut, sedangkan pengunjung yang ingin menyaksikan pemecahan rekor dunia tersebut, tampak lebih ramai bahkan ada yang membawa seluruh anggota keluarganya, dan kebetulan pada hari sabtu dan minggu Kawasan Megamas menjadi lokasi yang biasa dimanfaatkan oleh masyarakat Manado untuk berolahraga dan pemerintah setempat menetapkan pada hari sabtu dan minggu sebagai hari bebas kendaraan atau car free day.

Komunitas Wanita Selam Indonesia (WASI) pada hari ini akan memecahkan 3 rekor dunia yaitu penyelaman massal bertarget 3000 penyelam, rantai manusia terpanjang di bawah air (Longest Human Chains Underwater), dengan cara bergandengan tangan tanpa terputus selama kurang lebih 7 menit di laut biru dan pembentangan bendera terbesar di dunia. Diperkirakan ada sekitar 3.100 penyelam yang mengambil bagian dalam rangka pemecahan rekor dunia tersebut.

Baca juga:  Sepuluh Orang Prajurit Lanud Has Hanandjoeddin Naik Pangkat

Pangkoopsau II ketika menghadiri acara tersebut mengatakan bahwa kegiatan yang dilaksanakan akan memberikan dampak yang positif bila dilihat dari aspek lingkungan hidup, kegiatan ini tidak mengganggu ekosistem lingkungan, karena disamping kegiatan selam juga ada kegiatan cinta lingkungan seperti pembersihan pantai, pembersihan sampah di laut, sekaligus memajukan potensi pariwisata di Manado Sulawesi Utara kata Henri Alfiandi.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel