BeritaFoto

Pangkoopsau III : Lanud Leo Watimena Morotai Akan Menjadi Home Base Pesawat Tempur

Dibaca: 54 Oleh 19 Jun 2020Tidak ada komentar
Pangkoopsau III Marsda TNI Ir. Novyan Samyoga, M.M.didampingi Danlanud Leo Watimena Kolonel Pnb Adi Setyo, S.E. saat melakukan peninjauan landasan pitu Lanud Leo Watimena Morotai. Selasa (16/6)
#TNIAU 

TNI AU. (Koopsau III).  Keberadaan Lanud  Leo Watimena Morotai yang berada di bibir pasifik selatan dan berbatasan langsung dengan negara tetangga serta menjadi lokasi peninggalan Perang Dunia II pada 15 September tahun 1944 silam, menjadi alasan kuat untuk dilakukan pengembangan perkuatan TNI Angkatan Udara yang besar. Hal tersebut disampaikan Panglima Komando Operasi (Koopsau) III Marsda TNI Ir. Novyan Samyoga.,M.M. saat memberika pengarahan seluruh anggota Lanud Leo Watimena Morotai, Selasa (16/6) . Dikatakan lebih Lanjut, jika kita melihat dari aspek potensi kekuatan udara (Air power) maka saya yakin  Lanud  ini  ke depan dapat  menjadi Pangkalan Udara terpadu. Dengan adannya kekuatan terpadu dari matra darat dan laut diharapkan Lanud ini dapat menjadi home base pesawat tempur strategis sekelas Sukhoi-35 maupun F-16 Fighting Falcon sebagai alat pertahanan pertahanan Negara jelasnya.

     Kedatangan rombongan Pangkoopsau III disambut langsung oleh Komandan Lanud Leo Watimena Kolonel Pnb Adi Setyo, S.E. di apron Lanud Leo Watimena, dengan menggunakan pesawat Boing B-737, A-7304. Selain menerima laporan komando dari Komandan Lanud Leo Watimena Pangkoopsau III juga melakukan peninjauan langsung di Pangkalan Udara Leo Watimena yang juga lebih dikenal dengan Landasan Pitu.

     Lapangan udara Pitu, yang telah lama populer sebagai Lapangan Udara yang  memiliki 7 landasan pacu, yang dipegang satuan jawatan udara Angkatan Laut Belanda alias Marine Luchtvaart. Setelah Konferensi Meja Bundar pada 1949, lapangan itu kemudian diserahkan kepada Angkatan Udara Republik Indonesia (AURI) pada 10 Mei 1950. Tugu peringatannya masih terlihat di dekat apron pesawat di lapangan udara yang menjadi kompleks Pangkalan Udara (Lanud) Leo Wattimena.

Baca juga:  Antisipasi Virus Corona Lanud Husein Sastranegara Bentuk Satgas Komando

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel