Berita Kotama

Pangkoopsud II Tinjau Ex AWR Rambang

Dibaca: 44 Oleh 22 Mar 2022Tidak ada komentar
IMG 20220322 WA0003
#TNIAU 

TNI AU. Area Weapon Range Rambang atau biasa disebut dengan “Rambang Range” adalah sebuah area yang terletak 30 Nm (60 km) dengan arah timur dari kota Mataram. Ex Area Weapon Range (AWR),

Pada tahun lalu (6/9/2021) TNI Angkatan Udara Indonesia dan US-PACAF menggelar latihan bersama (Latma) “Pacific Airlift Rally (PAR) 2021”.

Program latihan bersama United States Air Force (USAF) melibatkan negara-negara Asia-Pasifik dengan materi mengatasi dan menanggulangi serta penanganan bencana alam menggunakan media udara seperti latihan penerjunan barang Area Weapon Range Rambang, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

Kunker Pangkoopsud II untuk melihat secara dekat aset milik TNI AU di Lombok Timur, yang beberapa tahun sebelumnya sering digunakan latihan TNI Angkatan Udara.

Pangkoopsud II mengatakan, meskipun area sudah tidak lagi digunakan area latihan, para personel Lanud ZAM harus lebih ektra mengoptimalkan lahan tidur menjadi lahan produktif.

“Dengan pemanfaatan lahan dengan baik, benar dan sesuai prosedur, personel Lanud ZAM telah turut berkontribusi untuk meningkatkan pendapatan negara,” tambah Pangkoopsud II.

Baca juga:  Danlanud Soewondo Sambut Panglima TNI Dan Kapolri Di Bandara Internasional Silangit

Selain itu, menegaskan kepada personel Lanud ZAM untuk rutin memelihara, merawat, patroli dan pengawasan secara ketat terutama batas-batas lahan, tujuannya adalah untuk menghindari niat masyarakat ingin menggarap serta akan timbulnya gesekan.

Turut mendampingi Pangkoopsud ll, Komandan Lanud TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid (ZAM) Kolonel Pnb Khairun Aslam, Sahli Alutsista Koopsud II Kolonel Lek Risas Pambudi, Dandenintel Koopsud II Letkol Sus Albertus Iwan S.N., M.Han., Pabandya Ops Koopsud II Letkol Pnb Hery Setiawan, Kadisops Lanud ZAM Letkol Lek Riki Husman, Kadislog Lanud ZAM Letkol Kal Nur Arifin, Dansatpom Lanud ZAM Mayor Pom Angga Septian Wahyu, dan Kaintel Lanud ZAM Kapten Sus M. Faisal I. Pulungan.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel