Foto

Panglima Kosekhanudnas III Hadiri Pembukaan Opsgaktib dan Yustisi Gabungan TA.2020

Oleh 14 Feb 2020 Februari 17th, 2020 Tidak ada komentar
Panglima Kosekhanudnas III Hadiri Pembukaan Opsgaktib dan Yustisi Gabungan TA.2020
#TNIAU 

TNI AU.  Panglima Kosekhanudnas III Marsekal Pertama TNI Djohn Amarul, S. AB.,  menghadiri, pembukaan Operasi Penegakan Ketertiban (Opsgaktib) dan Operasi Yustisi Gabungan Polisi Militer (POM) TNI Tahun 2020 di Lapangan Makodam I/Bukit Barisan, Jalan Gatot Subroto Km 7,5 Medan. Jumat (14/2/2020).

Pangdam I/BB, Mayjen TNI MS Fadhilah memimpin jalannya upacara yang diawali dengan penyematan tanda Operasi Gaktib dan Yustisi kepada perwakilan prajurit penegak disiplin dari prajurit Polisi Militer gabungan dari tiga matra (AD, AL, dan AU) dan Perwakilan dari Propam Polda Sumut. Hadir juga Kapolda Sumut Irjen Pol Martuani Sormin, Danlantamal I Belawan Laksma TNI Abdul Rasyid Kacong, Danlanud Soewondo Kolonel Pnb Meka Yudanto, Danpomdam I/BB Kolonel Cpm Sudarma Setiawan, para Danrem dan PJU jajaran TNI serta Polda Sumut.

Dalam Pembukaan Opsgaktib dan Yustisi ini, Pangdam I/BB Mayjen TNI MS Fadhilah, membacakan sambutan Panglima TNI Marsekal TNI Dr (HC) Hadi Tjahjanto, S.I.P.,  dalam sambutannya memerintahkan agar diterapkan inovasi-inovasi baru Gakkum yang dapat   meningkatkan efektivitas dan optimalisasi pencapaian tugas pokok TNI.  Melalui Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi ini, TNI dituntut untuk terus meningkatkan profesionalitasnya dan salah satu ciri dari profesionalitas adalah disiplin yang tinggi,” tegas Panglima TNI.

Sebelum menegakkan disiplin, maka seluruh satuan dan personel POM TNI harus terlebih dahulu menguasai tugas dan tanggungjawabnya serta berdisiplin tinggi. Petugas tidak bersikap arogan di lapangan, namun harus tegas dan tidak ragu-ragu serta mengedepankan profesionalitas.   Pelaksanaan operasi harus dikembangkan ke arah peningkatan profesionalitas petugas dan subjek hukum melalui upaya edukasi. “Ini karena esensi operasi adalah proses lanjutan dari upaya pencegahan dan penyelesaian pelanggaran hukum bagi prajurit dan PNS TNI. Dengan demikian kepatuhan terhadap norma, peraturan dan hukum dapat ditegakkan, baik atas kesadaran individu maupun secara struktural formal,” jelas Panglima TNI.

Hal ini sesuai dengan tema yang ditetapkan yaitu “Dengan Operasi Gaktib dan Operasi Yustisi Tahun 2020, Polisi Militer Siap Meningkatkan Ketaatan Hukum, Disiplin dan Tata Tertib Prajurit Guna Membangun TNI yang Profesional dan Menjadi Kebanggaan Rakyat Menuju Indonésia Maju.”

Baca juga:  “Prajurit TNI Senantiasa Menjadi yang Terdepan Setiap saat Negara Membutuhkan”

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel