Berita

Panglima Kosekhanudnas III Pimpin Sidang Disiplin

Dibaca: 30 Oleh 06 Des 2017Desember 7th, 2017Tidak ada komentar
Panglima Kosekhanudnas III Pimpin Sidang Disiplin
#TNIAU 
TNI AU. Panglima Kosekhanudnas III Marsekal Pertama TNI Ir. Tri Bowo Budi Santoso, M.M., M.Tr (Han), memimpin sidang disiplin terhadap prajurit yang melakukan pelanggaran disiplin di Aula Soewarto Kosekhanudnas III (05/12).
 
Dalam sidang tersebut, dihadirkan tujuh orang terhukum (red. Tamtama) yang telah melanggar hukum disiplin Militer sebagaimana diatur dalam pasal 8 UU RI no 25 tahun 2014 dan berdasarkan keputusan hukum disiplin. Panglima Kosekhanudnas III selaku Atasan yang berhak menghukum telah menetapkan anggota tersebut bersalah karena melakukan pelanggaran disiplin, sehingga perlu dikenakan sanksi penundaan kepangkatan, pendidikan serta mendapatkan hukuman penahanan berat selama 21 hari.
 
Panglima menyampaikan bahwa penjatuhan hukuman ini bertujuan untuk menegakkan disiplin prajurit dan untuk memberikan efek jera kepada seluruh personel agar tidak melakukan pelanggaran sekecil apapun. Selain itu juga dapat dijadikan pelajaran bagi prajurit Kosekhanudnas III yang lain agar tidak sekali-kali melakukan pelanggaran disiplin dan selalu mematuhi segala aturan/peraturan yang berlaku di lingkungan TNI.
 
Lebih Lanjut, kegiatan ini merupakan momen penting bagi kita sebagai anggota TNI agar menyadari bahwa sesungguhnya anggota TNI tidak kebal hukum dan harus tunduk terhadap hukum. “Ini contoh yang baik untuk tidak ditiru oleh anggota yang lain, saya mengharapkan agar kalian saling peduli dan mengingatkan apabila ada rekan atau teman kalian telah berbuat yang aneh-aneh dan tidak sesuai dengan kehidupan Prajurit, saling mengingatkan sehingga mereka tidak semakin terpuruk dan tenggelam dengan permasalahannya, harapan saya tidak ada lagi anggota yang melakukan pelanggaran, demikian juga dengan para Perwira agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anggotanya”, tegas Panglima.
 
Pada kesempatan tersebut Kepala Hukum (Kakum) Kosekhanudnas III Mayor Sus Azhari SH., menjelaskan bahwa diselenggarakannya persidangan disiplin prajurit di satuan bertujuan untuk memeriksa, mengadili, dan menjatuhkan hukuman terhadap anggota militer yang melakukan pelanggaran, sehingga terwujud kesadaran hukum dan disiplin yang berkualitas dan menyentuh rasa keadilan, serta dapat mewujudkan aparat penegak hukum yang bersih dan berwibawa. Untuk itu hukum di kalangan prajurit harus terus ditingkatkan dengan dukungan seluruh prajurit terutama aparat penegak hukum di lingkungan TNI.
Baca juga:  Lanud Maimun Saleh dan Satrad 233 Ziarah ke Makam Sersan Udara Maimun Saleh

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel