Berita

PANGLIMA TNI : AKSI TERORIS PENGINGAT BAGI TNI UNTUK WASPADA

Dibaca: 1 Oleh 18 Sep 2012Tidak ada komentar
M 458 NA B 25 Mitchell Indonesian Airforce 7168661149
#TNIAU 

Dua aksi terorisme pada bulan September baik di luar negeri maupun dalam negeri seperti peristiwa pegeboman Gedung WTC di Amerika Serikat pada tahun 2001 yang menewaskan 3000 korban jiwa dan Bom mobil di kedutaan Australia tahun 2004, hendaknya menjadi pengingat bagi TNI untuk selalu waspada terhadap kemungkinan aksi terorisme, yang sasarannya sangat variatif baik institusi, ruang publik orang asing, pusat perbelanjaan, tempat peribadatan dan aparat Kepolisian seperti di solo baru-baru ini, tegas Panglima TNI.

Penegasan Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E tersebut dibacakan Wakil Asisten Personel Kasau Marsma TNI Sugihardjo pada upacara bendera 17-an di lapangan Apel Mabesau Cilangkap, Senin (17/9).

Dikatakan, konflik komunal yang terjadi di Sampang dan beberapa daerah lain yang sampai menelan korban jiwa, telah mengusik rasa kebinekaan yang merupakan ciri khas Bangsa Indonesia. Kebengisan dan kekejaman aksi terorisme maupun konflik komunal dalam negeri seolah-olah sudah menjadi bagian kehidupan Bangsa Indonesia yang dikenal santun dan ramah serta memiliki budaya gotong royong.

Panglima TNI menekankan kepada seluruh satuan di jajaran TNI untuk mawas diri dan harus mampu bertindak selaku perekat bangsa dan membantu menciptakan suasana yang kondusif guna mengembalikan jatidiri Bangsa Indonesia yang cinta damai dan religius.

Maraknya unjuk rasa, konflik berlatar sara dan konflik hak atas tanah adat yang sering menyerang aparat, mengindikasikan adanya skenario yang didalangi oleh pihak-pihak tertentu untuk menciptakan instabilitas di dalam negeri, untuk itu menuntut TNI lebih peka dan selalu meningkatkan kesiapsiagaan, tegas Panglima TNI.

Baca juga:  Danlanud Sim Membagikan Beras Hasil Panen Perdana

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel