Berita

PANGLIMA TNI : EVALUASI KINERJA YANG TELAH DICAPAI

Dibaca: 105 Oleh 18 Jul 2011Tidak ada komentar
2015 06 02 00002
#TNIAU 

“Saya mengajak para kepala satuan kerja untuk selalu mengevaluasi kinerja yang sudah dicapai, khususnya pada semester I tahun 2011 dihadapkan pada perencanaan strategis yang telah dibuat oleh masing-masing satuan kerja (satker).”, Demikian Amanat Panglima TNI, Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E., yang dibacakan Komandan Wingdiktekkal, Kolonel Tek Agus Yulianto selaku inspektur upacara pada upacara 17-an di lapangan apel Lanud Suryadarma, Kalijati. Senin(18/7).

Dalam amanatnya, Panglima TNI yang dibacakan Danwingdiktekkal, Kolonel Tek Agus Yulianto menjelaskan dua jenis laporan yaitu laporan akuntabilitas dibuat setiap tahun dan dijadikan dasar oleh Kementrian PAN dalam mengukur prestasi kerja setiap unit organisasi, dan laporan kemajuan pekerjaan yang dibuat oleh satker setiap triwulan yang merupakan laporan penyerapan anggaran sesuai pagu dari daftar isian pelaksanaan anggaran pada tahun anggaran berjalan. Hal tersebut dijelaskan Panglima TNI agar setiap satker dapat memahami perbedaan diantara kedua jenis laporan tersebut. “Adakan evaluasi secara terus menerus terhadap rencana strategis karena dinamika di lapangan daat merubah kategori kebutuhan dari prioritas menjadi non-prioritas”.

Baca juga:  Kenal Pamit Komandan Seskoau Berlangsung Penuh Kehangatan

Melihat pemberitaan di media massa tentang banyaknya pemalsuan dokumen yang terjadi di instansi-instansi tertentu, Panglima TNI menekankan kepada para kepala satuan kerja (Kasatker) untuk senantiasa mewaspadai kemungkinan terjadinya pemalsuan dokumen yang dapat merugikan satker maupun instansi TNI secara umum dan laksanakan fungsi tugas pengawasan di setiap satker.

Dalam era globalisasi ini, Panglima TNI mengharapkan kepada para Prajurit dan PNS TNI agar tidak terbawa dan tergerus oleh dampak negarif globalisasi yang dapat melemahkan setiap aspek kehidupan, seperti aspek mentalis, militansi, semangat juang, dan motivasi serta daya saing. Hal ini dijelaskan Panglima TNI karena perkembangan lingkungan global, regional, dan nasional menjadikan pergeseran dan perubahan paradigma ancaman, keamanan, perang dan operasi militer. Perubahan dan pergeseraan paradigma-paradigma tersebut mengakibatkan munculnya berbagai benturan, serta konflik kepentingan yang disertai perubahan hakikat ancaman menjadi multidimensional dan multi-kompleks. berbagai bentuk ancaman tersebut dapat muncul sewaktu-waktu di seluruh tanah air dengan pola-pola yang tidak pernah terjadi sebelumnya, yang dapat membahayakan kepentingan nasional bangsa indonesia.

Baca juga:  Personel Lanud Abdulrachman Saleh Laksanakan Rapid Test Covid-19

Dalam amanatnya Panglima TNI juga memberikan beberapa atensi dan harapan sebagai pegangan mengemban tugas kedepan yaitu “Senantiasa tingkatkan iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, amalkan secara nyata Delapan Wajib TNI, jaga dan tingkatkan soliditas, solidaritas Prajurit dan PNS TNI, tingkatkan pembinaan satuan dengan mengedepankan “Kepemimpinan Lapangan”, budayakan tradisi belajar dan berlatih secara terencanA serta mandiri, pegang teguh dan amalkan komitmen “netralitas” TNI”,

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel