Berita

Panglima TNI : Hindari kebijakan pembinaan, gaya kepemimpinan dan kegiatan administrasi yang merugikan kesatuan

Dibaca: 2 Oleh 17 Feb 2012Tidak ada komentar
Panglima TNI : Hindari kebijakan pembinaan, gaya kepemimpinan dan kegiatan administrasi yang merugikan kesatuan
#TNIAU 

Demikian antara lain sambutan Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E., yang dibacakan Komandan Seskoau Marsekal Muda TNI Boy Syahril Qamar. S.E., pada upacara bendera 17-an di Bulan Februari 2012 di halaman gedung utama, Seskoau, Lembang, Jumat (17/2). Ditambahkan dengan mencegah perilaku tersebut kesatuan-kesatuan TNI dapat terhindar dari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan dan bertentangan dengan norma serta hukum yang berlaku.

Panglima TNI juga menyatakan kondisi nasional Indonesia pada saat ini sedang menghadapi berbagai macam persoalan yang bersumber pada penegakan hukum, masalah keamanan nasional dan masalah transportasi, meski kondisi perekonomian mulai membaik. Beberapa kendala dan hambatan dalam penegakan hukum tersebut dapat kita ketahui bersama dengan terjadinya beberapa kasus sengketa lahan antara masyarakat lokal dengan pengusaha di Mesuji, Lampung dan Sumatera Selatan, sengketa upah buruh di Jawa Barat serta tindakan anarkis masyarakat di Bima NTB berupa pembakaran kantor kepala daerah.

Oleh karena itu, tambah Panglima TNI sebagai Prajurit dan PNS TNI, kita dituntut untuk senantiasa siap mengorbankan diri demi kejayaan serta tetap utuhnya Negara Kesatuan Republik Indonesia. “Kita harus mampu menilai dan bersikap tegas terhadap setiap indikasi dan kecenderungan yang mengundang kerawanan serta ancaman, khususnya yang hendak mengganggu stabilitas nasional”, ujar Panglima TNI.

Baca juga:  Semarakkan Ramadhan, Lanud Adisutjipto Gelar Musabaqoh

Upacara 17-an Bulan Februari 2012 di Seskoau diikuti pula perwira siswa Seskoau Angkatan Ke-49 yang terdiri dari 130 orang perwira yaitu 118 Pamen TNI AU berpangkat mayor termasuk 1 orang Pamen Wara, 2 Pamen TNI AD, 2 Pamen TNI AL, 8 Pamen dari mancanegara masing-masing 1 orang perwira angkatan udara Amerika Serikat, Malaysia, Korea Selatan, Pakistan, Thailand, Srilanka, Australia dan Singapura. Hadir juga Wadan Seskoau Marsekal Pertama TNI Madar Sahib HS., Psc., SSP., pejabat Seskoau, Dosen dan Perwira Penuntun Seskoau, Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Seskoau.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel