Berita

PANGLIMA TNI: JATI DIRI TNI BUKAN SEKEDAR EXPOSED VALUE MELAINKAN BELIEVE SYSTEM

Dibaca: 9 Oleh 05 Okt 2012Tidak ada komentar
Sukhoi Su-27
#TNIAU 

“Pemantapan jati diri TNI bukan dimaknai sekedar sebagai exposed value atau tata nilai yang sekedar dikumandangkan, melainkan menjadi sebuah believe system yakni sistem kepercayaan dan nilai yang membudaya bagi diri setiap setiap prajurit dan institusi TNI.”, jelas Komandan Wingdiktekkal Kolonel Tek Sigit Priyono GSC, S.IP., M.Sc saat membacakan sambutan Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, SE pada Upacara Peringatan Hari Jadi TNI ke-67 di Alun-alun Kota Subang. Jumat (5/10). 

Lebih lanjut dikatakan bahwa jati diri TNI sebagai suatu sistem kepercayaan atau sistem nilai itu bekerja dengan menggerakkan perilaku prajurit dalam mengemban tugas pokoknya guna mengawal tiga aspek fundamental yaitu menegakkan kedaulatan Negara, mempertahankan keutuhan wilayah serta melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia. “Tentunya hal itu didukung dengan profesionalisme yang mengedepankan kemahiran dalam bidang kemiliteran yang harus ditopang aspek moral, etika dan disiplin serta kesejahteraan yang memadai serta tetap berpedoman pada Sapta Marga dan Sumpah Prajurit.”, tambahnya.

Sebagai bagian dari sistem kenegaraan, TNI telah berjalan dan bekerja sesuai paradigma baru guna menuju TNI yang professional. Perubahan paradigma baru ini, melalui proses reformasi internal antara lain mengenai netralitas dalam politik praktis yang sudah diimplementasikan.

Baca juga:  Panglima Kosekhanudnas III Menghadiri Acara Penanaman Padi Perdana Varietas Kartika 1-82

Pada peringatan Hari Jadi TNI ke-67 tahun 2012 ini, tegasnya, TNI menyatakan kebulatan tekad yang dituangkan dalam sebuah tema “Dilandasi Profesionalisme, Semangat Juang dan Soliditas, TNI Bersama Segenap Komponen Bangsa Siap Menjaga Kedaulatan dan Keutuhan Wilayah NKRI”. Menurutnya, kebulatan tekad tersebut hendaknya tidak menjadi jargon belaka, namun harus menjadi dorongan yang kuat bagi segenap prajurit TNI guna mewujudkan postur TNI yang berjatidiri sebagai Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional dan Tentara Profesional.

Peserta upacara ini terdiri atas personel Wingdiktekkal, Lanud Suryadarma, Kodim 0605/Subang, Polres Subang, Batalyon 312 Kala Hitam, PNS TNI serta pelajar-pelajar se-Kabupaten Subang dengan Perwira Upacara Lettu Tek Maman dan Komandan Upacara Kapten Tek Hindro Muriadi.

Kemudian hadir dalam upacara peringatan Hari Jadi TNI ke-67 di Kabupaten Subang, Bupati Subang H. Ojang Sohanda, S.S.T.P., M.Si, Kapolres Subang AKBP M. Awal Chaerudin, Dandim 0605/Subang Letkol Kav Teguh Prayitno, Kadisops Lanud Suryadarma Letkol Pnb Suliono, S.Sos, para pejabat Muspida Subang, pejabat TNI, pejabat Polri, para veteran dan purnawirawan TNI, tokoh masyarakat, dan pemuda kabupaten Subang.

Baca juga:  Black Panther Menuju Negeri Jiran, Gelar Latma "Elang Malindo"

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel