Berita

Panglima TNI : Kasus Penyerangan LP Cebongan merupakan evaluasi tersendiri

Dibaca: 4 Oleh 17 Apr 2013Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Secara umum iklim kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara telah berjalan dinamis, aman dan stabil, seiring dengan kemajuan ekonomi, sosial dan keamanan, yang hal ini sebagai cerminan hasil pembangunan nasional yang telah dilaksanakan.

Selanjutnya Dalam kaitan tersebut, setiap program dan kegiatan TNI, yang tertuang didalam rencana strategis dan dipertajam oleh pokok-pokok kebijakan Panglima TNI Tahun 2013, harus dijaga konsistensinya dalam menciptakan stabilitas politik dan keamanan, baik dalam lingkup daerah maupun nasional.

Disinilah letak keterkaitan erat dari peran para pemimpin didaerah yang harus bersinergi dan saling menopang, baik pada lingkup kepemimpinan sipil maupun militer, dalam menjaga dan memelihara stabilitas daerah, yang bermuara pada terciptanya stabilitas nasional yang sehat dan dinamis, sehingga program-program pembangunan nasional dapat berjalan sebagaimana mestinya, dan dapat meredam sedini mungkin setiap gejala yang dapat menghambat proses pembangunan.

Pada bagian lain amanatnya Panglima TNI mengatakan, “Beberapa peristiwa yang terjadi sepanjang Triwulan pertama tahun anggaran 2013, seperti Peristiwa penyerangan terhadap personel TNI di Papua, kasus penyerangan Polres OKU di Sumatera Selatan serta kasus penyerangan LP Cebongan, merupakan evaluasi tersendiri yang perlu kita cermati, agar tidak mengurangi kapasitas dan kapabilitas TNI dan tidak berulang kembali di masa yang akan datang.” Jelasnya.

Baca juga:  Upacara Peringatan HUT Ke-50 AAU

Demikianlah penekanan sambutan Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono,SE, yang dibacakan oleh Komandan Wing Pendidikan Terbang Lanud Adisutjipto Kolonel Pnb Ir Bob H Panggabean, pada upacara tanggal 17-an bulan April 2013 di Lapangan Jupiter Lanud Adisutjipto. Upacara 17an setiap bulan ini dilaksanakan secara Militer dan diikuti sekitar 800 anggota Lanud Adisutjipto.

Panglima TNI juga mengingatkan bahwa tugas-tugas TNI kedepan telah dapat dipastikan akan penuh dengan dinamika, yang menuntut pengerahan segala kapasitas, kapabilitas dan intelektualitas, dihadapkan kepada perkembangan keamanan regional serta perkembangan milter yang telah berubah secara dramatis dewasa ini. Untuk itu setiap prajurit dan PNS TNI harus senantiasa meningkatkan ilmu pengetahuan dan penguasaan teknologi, mengembangkan kualitas moral dan profesionalisme seirama tugas yang diembankan dan pengabdian yang dituntutkan kepada TNI.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel