Berita

Panglima TNI : “Kita Selalu Waspada Terhadap Kemungkinan Aksi Terorisme”

Dibaca: 1 Oleh 17 Sep 2012Tidak ada komentar
9b842766a265b99c2bf19666b186f743
#TNIAU 

“TNI sebagai alat untuk memperekat bangsa dan membantu menciptakan kondisi yang kondusif dalam mengembalikan jatidiri bangsa Indonesia yang cinta damai dan sangat religius”, dalam amanat Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E. yang dibacakan Pangkosek Hanudnas II Marsekal Pertama TNI Agoes Haryadi pada upacara bendera 17-an di lapangan Apel Kosek Hanudnas II, Senin (17/9).

Lebih lanjut Panglima TNI menyampaikan bahwa pada bulan September terdapat beberapa aksi terorisme baik yang terjadi di luar maupun di dalam negeri, diantaranya terjadinya pengeboman Gedung WTC di New York, Amerika Serikat pada tahun 2001 yang menewaskan banyak korban jiwa dan peristiwa pengeboman mobil di depan kedutaan Australia pada tahun 2004, sehingga Panglima TNI mengharapkan agar TNI untuk selalu waspada terhadap kemungkinan terorisme, dimana para teroris memiliki sasaran yang sangat variatif, mulai dari menyerang institusi maupun ruang publik orang asing, pusat perbelanjaan, tempat peribadatan dan belakangan ini sasaran diarahkan kepada aparat keamanan, khususnya aparat dari kepolisian seperti yang terjadi di kota Solo baru-baru ini.

Panglima TNI juga menambahkan bahwa TNI dituntut untuk lebih peka dan selalu meningkatkan kesiapsiagaan terhadap pihak-pihak yang memiliki kepentingan tertentu untuk menciptakan instabilitas di dalam negeri dan harus berpartisipasi aktif dalam mendukung terciptanya rasa aman di kalangan masyarakat dari berbagai ancaman baik aksi terorisme dan konflik komunal yang ada.

Sebelum mengakhiri amanatnya Panglima TNI juga menambahkan bahwa TNI agar menghidupkan kembali lima kemampuan teritorial yang termasuk intelijen teritorial dalam rangka mewaspadai aksi terorisme dan mengantisipasi terjadinya konflik komunal.

Upacara bendera yang dilaksanakan secara hikmat ini diikuti seluruh anggota Makosek Hanudnas II baik dari para pejabat, perwira, bintara, tamtama maupun PNS.

Baca juga:  KETUA PIA AG CAB 3/D II TINJAU POSYANDU

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel