Berita

Panglima TNI : Meningkatkan Kapasitas dan Kapabilitas TNI melalui Renstra

Dibaca: 5 Oleh 17 Nov 2014Tidak ada komentar
BAe Hawk 209
#TNIAU 

Ketegasan TNI dalam menangani illegal entry pesawat asing sangat dibutuhkan ketegasan hukum yang lebih keras untuk menimbulkan deterent effect yang lebih besar, demikian sama halnya dengan ketegasan penanganan illegal entry di laut dan darat.

Panglima TNI Jenderal TNI Dr. Moeldoko menegaskan hal tersebut dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kepala Kesehatan Koopsau I Kolonel Kes dr. Keke Candra, saat Upacara Bendera 17-an bulan Nopember di Makoopsau I, Jakarta, Senin (17/11).

Dalam kaitannya dengan illegal entry, Panglima TNI menekankan kepada seluruh satuan jajaran TNI untuk terus menjaga kesiapsiagaan personel dan alutsista serta membangun koordinasi dan komunikasi dengan instansi terkait secara optimal.

Menyinggung tugas TNI, Panglima TNI memastikan, ke depan tugas TNI semakin tidak ringan bila dihadapkan dengan pergeseran geopolitik, geostrategi dan geoekonomi nasional dan global.

Untuk itu, Panglima TNI bertekad untuk terus meningkatkan kapasitas dan kapabilitas TNI hingga tahun 2019 dan 2024. Tekad tersebut menurut Panglima TNI disusun dalam Rancangan Strategis (Renstra) TNI Tahun 2015-2019, yang dikembangkan menjadi tiga renstra.

Baca juga:  PIA AG CAB.17/D.I LANUD RANAI ADAKAN DONOR DARAH

Dijelaskannya, renstra pertama berupa pembangunan dan pengembangan kekuatan 2015-1019, renstra kedua pembangunan kesejahteraan prajurit TNI 2015-2019, dan renstra ketiga pemeliharaan alat dan alutsista TNI 2015-1019.

Panglima TNI yakin, dengan semangat, dedikasi dan loyalitas segenap prajurit TNI, tekad dan harapan yang diformulasikan dalam setiap renstra dapat terealisasikan.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel