Berita

“Panglima Tni : Prajurit Tni Pegang Teguh Netralitas TNI”

Dibaca: 41 Oleh 17 Jan 2018Tidak ada komentar
“Panglima Tni : Prajurit Tni Pegang Teguh Netralitas TNI”
#TNIAU 

TNI AU. “Tahun 2018 ini adalah Tahun Politik, dengan dilenggarakannya Pilkada serentak di 171 daerah, meliputi 17 provinsi, 39 kota dan 115 kabupaten. Hal ini berpotensi menimbulkan konflik dan kerawanan berupa pertikaian horizontal maupun vertical yang dapat menciderai pesta demokrasi nasional, bahkan dapat mengoyak Kebhinekaan bangsa kita.” Demikian sambutan Panglima TNI pada Upacara Bendera 17an, yang dibacakan Komandan Wing Udara 3Lanud Iswahjudi Kolonel Pnb Djoko Hadipurwanto, di Lapangan Dirgantara Lanud Iswahjudi, Rabu (17/1).

Lebih lanjut Panglima TNI tekankan hal ini harus menjadi perhatian bersama sebab jika potensi konflik dan kerawanan Pilkada serentak 2018 tidak tertangani secara tuntas dan diantisipasi secara dini, bukan tidak mungkin dapat memicu kegagalan pada Pilkada serentak 2018 yang akan berimbas hingga penyelenggaraan Pemilu dan Pilpers 2019.

Terkait Pilkada serentak 2018 tersebut, Panglima TNI memerintahkan kepada seluruh prajurit TNI dimanapun bertugas untuk selalu berpegang teguh pada Komitmen Netralitas TNI dan menghindari sikap dan perilaku yang menjurus pada politik praktis.

Baca juga:  Lanud Abd. Saleh Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-90

Sedangkan menyikapi dinamika perubahan lingkungan strategis yang sedemikian cepat terkait dengan konstelasi global kontemporer menghadirkan berbagai bentuk ancaman nyata yang bersifat asimetris, proksi dan hibrida menjadi sedemikian sulit diprediksi.

Menghadapi dinamika tersebut, Panglima TNI menuntut TNI untuk mentransformasi diri menjadi suatu organisasi yang professional, modern dan tangguh dengan SDM berbasis kompetensi untuk mencapai standar kemampuan dan profesionalisme, berjiwa satria, militan, loyal dan professional sehingga mampu menyikapi berbagai bentuk ancaman nyata.

Untuk itu, Panglima TNI menuntut Prajurit dan ASN TNI mampu menyikapi secara cerdas terhadap perkembangan lingkungan strategis, upaya adu domba, provokasi, penyalah gunaan media sosial dan serangan cyber dengan memanfaatkan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin maju dan modern.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel