TNI AU - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara

Panglima TNI Serukan Jenderal Hidup Sederhana

By 29 Jun 2012 10:06Pustaka
indonesianf16pesawat0170_tniau

 

 

JAKARTA. Momen pelaporan kenaikan pangkat dimanfaatkan Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono untuk menyentil perilaku anak buahnya. Hal itu seiring dengan banyaknya laporan terkait gaya hidup mewah para perwira TNI.
 “Perwira tinggi hendaknya menjadi contoh bagi anggota. Lakukan pembinaan dengan keteladanan. Insya Allah itu akan lebih mengena di hati prajurit,” ujar Agus di Mabes TNI Cilangkap kemarin.
 Ada 11 jenderal dari berbagai angkatan yang mendapat kenaikan pangkat. Mereka adalah Mayjen Sunindyo (Asisten Personel KSAD), Mayjen O. Sudjatmiko (staf ahli Panglima), Marsda Kuswantoro (Aspam Kasau), Brigjen Moko Poerwono (staf ahli KSAD), Brigjen Prihadi Agus Irianto (Dirlat Kodiklat TNI AD), Brigjen Eski Hermawan, Brigjen Jacob Djoko Sarosa, Brigjen Komarudin Simanjuntak, Brigjen Sisriadi (Kadispenad), Marsma Siti Zubaidah, dan Marsma dr. R.B. Hendro S, MS. (Kadiskes TNI AU).
      Panglima mengingatkan para jenderal terus meningkatkan kualitas diri dan memperluas wawasan. “Masa depan TNI tidak hanya tergantung pada peralatan teknologi yang canggih, namun pada kualitas individu,” katanya.
      Pendidikan, mutasi, dan pengalaman tugas yang dibekalkan melalui tour of duty maupun tour of area menjadi salah satu faktor utama mengukur kemampuan perwira tinggi TNI. “Ini akan menjadi dasar kita dalam penempatan jabatan dan kenaikan pangkat, dilihat dari pengalaman dan penugasannya,” kata Agus.
      Secara terpisah, Direktur Eksekutif Lembaga Studi Pertahanan Indonesia Rizal Darmaputra mengapresiasi seruan panglima TNI. Namum, yang lebih penting adalah mewujudkannya di alam nyata. “Komando agar hidup sederhana itu indah didengar, namun aplikasinya tidak semudah dan semanis yang diucapkan,” katanya.
      Rizal menyatakan, masih banyak perwira tinggi yang mempunyai rumah megah di luar kediaman dinas. Selain itu, mereka juga mempunyai koleksi mobil-mobil pribadi nan mewah. “Jika dilihat dari paygrade atau standar gajinya tidak cukup. Lantas darimana” Seharusnya Irjen TNI mempunyai parameter yang jelas untuk mengukur apa hidup sederhana itu,” katanya.
      Selama ini pengawasan terhadap gaya hidup petinggi TNI juga tak pernah diumumkan. Publik hanya heboh sejenak dengan mobil mobil mewah berpelat TNI. “Namun, sekarang sudah lupa lagi. Padahal mobil mewahnya masih ada,” kata Rizal.(rdl/ca/jpnn/upi)

Sumber: http://www.sapos.co.id/index.php/berita/detail/Rubrik/12/37378

POS TERKAIT
Filter by
Post Page
Berita Kotama Koopsau 1 Berita Utama PIA Ardhya Garini Kodiklatau
Sort by

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Panglima TNI Serukan Jenderal Hidup Sederhana