Berita

Panglima TNI, TNI Harus Tetap Waspadai Potensi-Potensi Ancaman

Panglima TNI, TNI Harus Tetap Waspadai Potensi-Potensi Ancaman
#TNIAU 

TNI AU. Tahun 2020 ini kita akan kembali mengawal dan menyukseskan Pilkada serentak di 270 wilayah. Tentunya kita bertekad untuk menjamin agar pesta demokrasi tersebut berjalan aman, lancar dan sukses. Selain itu TNI tetap harus mewasapadai potensi-potensi ancaman lainnya, termasuk bencana alam. Posisi geografis Indonesia serta perubahan iklim global menyebabkan bencana tersebut dapat terjadi sewaktu – waktu. Rencana kontinjensi harus kita miliki, latihkan dan koordinasikan. demikian pula dengan berbagai upaya pencegahannya sebagai mana telah ditekankan oleh Presiden Joko Widodo.

Demikian yang dikatakan oleh Panglima TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P., dalam sambutanya yang dibacakan oleh Kepala Dinas Personel Lanud Roesmin Nurjadin Kolonel Pnb Dedy Supriyanto,S.E., pada Upacara Bendera Tujubelasan bulan Januari, di Apron Baseops Lanud Roesmin Nurjadin, Jumat (17/1/2020).

Selanjutnya Panglima TNI Hadi Tjahjanto mengatakan, masih dalam suasana tahun baru, saya mengucapkan selamat tahun baru 2020, kepada segenap Prajurit dan PNS TNI di manapun berada dan bertugas. Jadikan momentum pergantian tahun ini sebagai awal yang baik dalam melaksanakan tugas sesuai dengan bidang tanggung jawab masing-masing.

Baca juga:  Danlanud Adisutjipto Hadiri Penganugerahan Doktor HC bagi Gubernur DIY di UNY

“Selaku pimpinan TNI, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, atas pelaksanaan tugas selama kurun waktu 2019. Berbagai tantangan yang ada telah berhasil kita atasi dengan baik. Namun bukan berarti kemudian kita terlena, merupakan tanggung jawab kita untuk terus menerus meningkatkan kemampuan dan kesiapan dalam melaksanakan tugas pokok,” kata Hadi

Selanjutnya Marsma TNI Hadi Tjahjanto mengatakan, tantangan kesiagaan tersebut terbukti saat terjadi bencana alam di beberapa daerah tepat saat pergantian tahun. Demikian pula dengan permasalahan di laut Natuna Utara yang eskalatif maupun separatisme di Papua, oleh karena itulah pengembangan organisasi TNI dengan mengedepankan pendekatan TRI Matra Terpadu telah mulai dijalankan, demikian pula dengan sinergi dan kerja sama erat dengan instansi terkait akan terus dilaksanakan.

Diakhir sambutan Panglima TNI Hadi Tjahjanto menekankan, kepada prajurit TNI,  Pertama, tingkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, pegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI, sebagai landasan moral dalam pelaksanaan tugas. Kedua, tingkatkan profesionalisme perorangan dan satuan agar tugas terlaksana secara optimal.  Ketiga, laksanakan koordinasi, sinergi, dan kerja sama yang baik dengan instansi lain maupun berbagai komponen yang ada di masyarakat. Keempat, bangun kewaspadaan melalui deteksi dini dan cegah dini, terhadap kecenderungan kerawanan yang mungkin terjadi dan kelima, perkokoh kemanunggalan dengan rakyat karena dharma bhakti TNI dipersembahkan hanya untuk rakyat.

Baca juga:  Harkitnas Ke-110, Indonesia Menuju Era Ke-Emasan

Pada pelaksanaan upacara bendera kali ini bertindak sebagai Danup Mayor Adm Erry Norsantoso,S.E., M.M., Pembaca UUD 1945 Sertu Eko Sahputra, Pengucap Sapta Marga Serda Deden dan pembaca Panca Prasetya Korps Pegawai Negeri Sipil Pns Sukri.

Hadir dalam upacara bendera, Kadislog Lanud Rsn Kolonel Tek Dwi Wihanano, S.E., Dansatpom Letkol Pom I Nyomon Swardita, Danskatek 045 Letkol Tek Triyanto Sandi, Para Pemen, Bintara, Tamtama, dan PNS.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel