TNI AU - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara

Pantukir Calon Taruna AAU di Lanud Halim PK

By 06 Jul 2017Berita
logo-tni-au-featured-1600×900

Untuk menjadi seorang prajurit TNI Angkatan Udara memang tidak mudah, apalagi untuk menjadi seorang Perwira. Banyak rangkaian test yang harus dilalui sebagaimana yang dialami para calon Taruna Akademi Angkatan Udara yang saat ini sedang mengikuti test pantukhir di gedung Serbaguna Lanud Halim Perdanakusuma.

Komandan Lanud Halim Perdanakusuma, Marsekal Pertama TNI Fadjar Prasetyo, SE., M.P.P. memimpin langsung tes Pantukhir calon Taruna AAU tersebut dibantu oleh Panitia tes Calon Taruna AAU tahun 2017 Lanud Halim Perdanakusuma Rabu (05/7).

Tes ini diikuti oleh 148 remaja yang berhasil lolos dari serangkaian tes yang telah dilaksanakan sejak dibukanya pendaftaran. Rangkaian tes tersebut diantaranya ; tes administrasi, kesehatan, psikologi, wawancara, mental ideology (MI), dan kesamaptaan jasmani. Setelah serangkaian tes tersebut berhasil dilalui, maka tes terakhir yang harus diikuti adalah pantukhir (seleksi yang dilakukan oleh Panitia Penentu Akhir).

Dari 390 orang pendaftar ketika tes awal dimulai, setelah rangkaian tes dilaksanakan, maka peserta yang tidak memenuhi persyaratanpun gugur satu demi satu, sehingga jumlah peserta pantukhirpun mengalami pengurangan. Mengingat pelaksanaan seleksi yang demikian ketat untuk mendapatkan calon Taruna yang memiliki postur ideal, tak semua peserta ini dapat memenuhi syarat untuk mengikuti tes tingkat pusat yang akan dilaksanakan di Yogyakarta.

Dengan pengamatan detail, akhirnya ditentukan sebanyak 40 orang dinyatakan lulus untuk mengikuti tes pusat sebagai penentuan diterima atau tidaknya sebagai Taruna AAU Tahun Ajaran 2017 di Bumi Maguwo, Yogyakarta.

Pada kesempatan tersebut, Marsma TNI Fadjar Prasetyo, SE., M.P.P berpesan agar para peserta test yang gagal tidak berkecil hati, karena masih bisa mempersiapkan diri untuk mengikuti seleksi tahun depan. Sedangkan kepada peserta yang lulus diharapkan untuk tidak lupa diri, karena seleksi berikutnya telah menunggu, sehingga masing-masing tetap harus menjaga kondisi fisik dan kemampuan akademis, agar dapat menyelesaikan seleksi tingkat pusat hingga dinyatakan lulus sebagai Calon Prajurit Taruna AAU yang selanjutnya akan mengikuti pendidikan awal selama satu tahun di Akademi Militer Magelang bersama Calon Pajurit Taruna Akmil dan Calon Prajurit Kadet AAL.

Leave a Reply

Verifikasi CAPTCHA *

Pantukir Calon Taruna AAU di Lanud Halim PK