TNI AU - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara

Paparan Danlanud El Tari dalam Acara Rapim TNI Polri Tingkat Provinsi NTT

By 13 Feb 2019 Berita
DSC_0464

TNI AU. Danlanud El Tari Kolonel Pnb Arief Hartono,S.H. bersama para pejabat Lanud El Tari menghadiri Rapim TNI-Polri tingkat Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam rangka pengamanan Pemilu 2019. Rapim TNI-Polri dibuka oleh Kapolda NTT Irjen Pol Raja Erizman di Hotel Aston. Dalam Rapim TNI-Polri dihadiri oleh Gubenur NTT Bapak Viktor B. Laiskodat, Kajati Kupang, Ketua KPU Provinsi NTT, Danrem 161 Wirasakti Kupang, Danlantamal VII Kupang, serta unsur Forkompinda NTT, Rabu (13/2).

Rapim TNI-Polri yang digelar di Ballrom  Hotel Aston tersebut, Danlanud El Tari dalam paparannya menyampaikan tentang’’Peran Lanud El Tari dalam menyukseskan Pemilu tahun 2019 di wilayah NTT’’. Lanud El Tari akan bersinergi dengan Polri siap mengamankan pemilu 2019 dan akan mendukung pembangunan nasional dalam rangka menjaga keutuhan NKRI. Sekarang ini Lanud El Tari telah menyiapkan Personilnya dalam membantu pengamanan pemilu 2019 dengan membentuk Tim dan regu pengendali keamanan yang di sinergikan dengan Korem 161 Wirasakti Kupang, Lantamal VII Kupang dalam rangka antisipasi kerawanan menjelang pemilu 2019. Strategi yang di bangun oleh Lanud El Tari adalah tidak bertindak sendiri dalam Kapasitas pengamanan langsung pada saat pelaksanaan pemilu, namun Lanud El Tari dalam memberikan operasi bantuan kepada Polri  akan berkoordinasi dengan satuan samping. Selain itu Lanud El Tari telah melaksanakan latihan interen sesuai tugas pokoknya dalam melaksanakan upaya daya tangkal untuk mencegah pihak-pihak tertentu yang ingin mengacaukan jalannya pemilu 2019.

Gubenur NTT Viktor B. Laiskodat dalam sambutannya mengapresiasi kinerja TNI-Polri di NTT telah berhasil menciptakan suasana yang kondusif di dalam masyarakat sehingga peranan TNI-Polri sangat menentukan jalannya pemilu 2019. Mengapa demikian? Karena dengan terjaminya keamanan dan ketertiban di dalam masyarakat akan menciptakan  pemilu yang Demokratis, bermoral dan bermartabat. Oleh karena itu pemilu sebagai mekanisme untuk perebutan kekuasaan bisa dengan mudah tergelincir menjadi konflik, kerusuhan dan bahkan disintegrasi sosial yang melanda suatu bangsa manakala penyelengaraan pemilu dianggap tidak memenuhi asas-asas universal pemilu yang bebas dan jurdil (Free and fair election).

Kirim Komentar/Pertanyaan

Verifikasi CAPTCHA *

Paparan Danlanud El Tari dalam Acara Rapim TNI Polri Tingkat Provinsi NTT