Berita

Para Instruktur Penerbang Dikejar-Kejar Dan Ditangkap, Selanjutnya Diguyur Air  

Dibaca: 52 Oleh 26 Jul 2017Tidak ada komentar
Para Instruktur Penerbang Dikejar-Kejar Dan Ditangkap, Selanjutnya Diguyur Air  
#TNIAU 
TNI AU.   Ada hal yang menarik ketika acara  upacara Tradisi Terbang Solo Pertama dan Terakhir bagi para siswa Sekbang PSDP Angkatan-94 berlangsung, Selasa (25/7). bertempat di Shelter Grob Skadik 101 Lanud Adisutjipto, Guyuran air merupakan bagian dari rangkaian materi acara tersebut yang sebelumnya ditandai dengan pemotongan rambut, pembalutan kapas, dan pemecahan telur di atas kepala oleh Komandan Lanud Adisutjipto Marsekal Pertama TNI Ir. Novyan Samyoga, MM.
Sudah menjadi tradisi disaat penyiraman air kepada para Siswa Sekbang, Danlanud ikut ambil bagian dalam guyuran air, tentu hal ini secara otomatis menjadi pertanda bahwa para Instruktur Penerbang dan Pejabat lainnya akan ikut hal yang sama. Dalam suasana yang semakin asyik dan ramai penuh canda, para siswa dengan paksa meminta para Instruktur untuk ikut disiram air, bahkan dikejar-kejar dan ditangkap hingga para Instruktur lari tunggang langgang hanya karena menghindar untuk diguyur air agar tidak basah. Namun hal itu  tidak bisa dihindari, sehingga yang pada akhirnya semua Instruktur dan Pejabat basah juga.
Komandan Lanud Adisutjipto, Marsekal Pertama TNI Ir, Novyan Samyoga, MM memimpin secara langsung jalanya Upacara Tradisi tersebut. Selain memberikan ucapan selamat kepada para siswa, Danlanud menyampaikan bahwa kemampuan terbang tidak bisa ditawar-tawar. Toleransi sekecil apapun terhadap kekurangmampuan dari setiap siswa, mengandung resiko potensi yang membahayakan, tidak saja bagi diri calon penerbang itu sendiri, namun juga bagi orang lain dan alutsista yang digunakannya.  Dengan kriteria demikian, secara jelas tersurat bahwa Sekbang Lanud Adisutjipto, tidak akan mengambil resiko yang mungkin dapat terjadi akibat dari kekurangmampuan para siswa.
Beliau berharap para siswa terus semangat belajar   dengan  lebih  tekun  dan  lebih   mengedepankan konsentrasi pada setiap latihan terbang selanjutnya. “Hayati terus airmanship dan tanamkan disiplin diri dalam setiap sikap dan tingkah laku dalam kehidupan sehari-hari, karena kebiasaan demikian akan berpengaruh terhadap keberhasilan kalian menjadi penerbang.  Ingat, bahwa mentalitas seorang penerbang militer adalah disiplin, ketelitian, akurasi dan penuh tanggung jawab.  Kesemuanya bertujuan agar kalian senantiasa aman dan selamat dalam menjalankan tugas.  Sehingga dapat selalu sukses dalam meniti karier selanjutnya,” ujarnya.
Sementara Danskadik 101 Letkol Pnb. Humaidi Syarif Romas, MMOAS bahwa sebanyak 16 siswa mendapatkan kenaikan pangkat dari kopral siswa menjadi Sersan Siswa. Dengan Upacara Tradisi Terbang Solo ini menandai berakhirnya latihan terbang latih dasar dengan pesawat latih jenis TP 120 Grob, yang selanjutnya akan melaksanakan latihan terbang aeros dengan pesawat yang sama.
Upacara yang diikuti oleh seluruh siswa sekbang, Instruktur Penerbang serta ground Crew dihadiri oleh Komandan Wing Dik Terbang Lanud Adisutjipto, para Kadis dan Para Komandan Satuan, Komandan Sekolah PSDP, juga  Ketua PIA AG Cabang 2 / Gab II Ny. Novyan Syamyoga beserta Staf.
Ket. Gambar.
Komandan Lanud Adisutjipto Marsma TNI  Ir. Novyan Samyoga, MM, beserta Ketua PIA AG Cabang 2/ Gab. II. Ny. Novan Syamyoga, saat membalut kapas, pada acara tradisi siswa Sekbang PSDP
Baca juga:  Ketua Umum Yasarini, AMSO 2019 Menyiapkan Generasi Emas Indonesia

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel