Berita

PARA KOMANDAN HARUS BERINOVASI & IMPROVISASI

Dibaca: 25 Oleh 30 Jan 2012Tidak ada komentar
c130 hercules indonesian air force approaching
#TNIAU 

Guna menyampaikan persepsi serta pola pikir dan pola tindak dalam menetapkan program kerja demi terwujudnya program kerja TNI maupun TNI AU, guna pencapaian pembangunan Kekuatan Pokok Mimimum TNI (MEF) secara konsisten, Pangkoopsau II Marsekal Muda TNI Ismono Wijayanto mengadakan Rakernis Koopsau II selama dua hari di Lanud Iswahjudi, Senin (30/1).

Pada kesempatan membuka Rakernis tersebut, Pangkoopsau II, Marsekal Muda TNI Ismono Wijayanto mengharapkan agar hasil Rakernis Koopsau II benar-benar memberikan manfaat, serta dapat digunakan sebagai acuan dan dasar dalam melaksanakan kegiatan pada Tahun Anggaran 2012 bagi seluruh jajaran Koopsau II.

Lebih lanjut dikatakan bahwa pembangunan dan pemeliharaan Alutsista, serta pembatasan BBM yang cukup memprihatinkan, dihadapkan dengan tuntutan kesiapan Alutsista untuk melaksanakan tugas koopsau II, khususnya yang berkaitan dengan pengoperasian Alutsista, dituntut untuk dapat melakukan efisiensi penggunaan jam terbang, dengan prioritas ”kepentingan operasi” dan ”Maintaining Skill” bagi para awak pesawat.

”Oleh karena itu, para Komandan Satuan jajaran terutama yang ada Skadron Udaranya, harus dapat berinovasi dan berimprovisasi untuk mengambil langkah kongkrit sehingga dengan keterbatasan alokasi jam terbang tidak mempengaruhi kemampuan awak pesawat dan misi penerbangan dapat terlaksana dengan lancar, aman dan selamat, serta tercapainya ”Zero Accident”, ungkap Pangkoopsau II, agar semua tugas yang menjadi tanggung jawabnya dapat dilaksanakan dengan hasil maksimal.

Baca juga:  UPACARA BENDERA DI WINGDIKTEKKAL

Sementara itu di bidang personel kendala yang dihadapi belum terpenuhinya kebutuhan personel secara ideal, sehingga banyak jabatan-jabatan tertentu belum terawaki sesuai dengan kepangkatan dan kualifikasi. Namun demikian, kita harus tetap optimis dan tetap dapat melaksanakan tugas dan fungsi dengan baik.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel