Berita

Paragliding Accuracy Asian Cup (PGAAC) Internasional Tahun 2019, Melalui Kejuaraan Paragliding, Dapat Menjaga Potensi Kemampuan dan Peringkat Atlet Paralayang

Oleh 16 Agu 2019 Tidak ada komentar
Paragliding Accuracy Asian Cup (PGAAC) Internasional Tahun 2019, Melalui Kejuaraan Paragliding, Dapat Menjaga Potensi Kemampuan dan Peringkat Atlet Paralayang
#TNIAU 

BALI, DISPENAU.   Kejuaraan Paragliding Accuracy Asian Cup (PGAAC) Internasional merupakan kejuaraan sebagai tindak lanjut dari event Asian Games 2018 yang telah dilaksanakan dengan sukses di Jakarta dan Palembang pada bulan Agustus 2018 lalu. Kejuaraan tingkat Asia ini bertujuan untuk menjaga kemampuan serta peringkat atlet Paralayang Indonesia serta negara-negara Asia lainnya.

Kegiatan Paragliding ini akan digelar selama dua hari mendatang mulai tanggal 16 s.d. 18 Agustus 2019 dengan diikuti sekitar 107 peserta dari 5 negara meliputi Indonesia,  Korea, Singapura, Romania, dan Switzzerland.

Hal tersebut dikatakan Asisten Potensi Dirgantara (Aspotdirga) Kasau Marsekal Muda TNI Nazirsyah, M.Sc., dalam sambutannya selaku Ketua Harian PB Fasi didampingi Staf Potensi Dirgantara Kolonel Pnb Sugiharto Prapto, S.Sos., dan Letkol Pnb Riky Helman, S.E., saat membuka kejuaraan Paragliding Accuracy Asian Cup 2019 di Bukit Timbis Pantai Pandawa Desa Kutuh, Nusa Dua, Bali, Jumat (16/8/2019).

“Selain itu, kejuaraan ini pada hakikatnya merupakan bagian dari proses pembinaan atlit yang sekaligus untuk menguji kemampuan para atlit, pada bidang lain, kejuaraan ini juga sebagai media untuk memasyarakatkan olahraga dirgantara kepada masyarakat Indonesia”, tegas Aspotdirga.

Lanjut Aspotdirga mengatakan, kegiatan ini sengaja dilaksanakan di Bali yang tentu tidak hanya untuk tujuan prestasi, namun juga diselenggarakan untuk tujuan rekreasi. Hal ini dapat terlihat dari antusiasme masyarakat yang menyambut kejuaraaan, di mana desa yang kita cintai ini telah menjadikan paralayang sebagai salah satu kegiatan sport tourism.

Sebelum mengakhiri sambutannya Aspotdirga menekankan, selama mengikuti kejuaraan utamakan sportifitas, serta raih prestasi seoptimal mungkin, dan yang tidak kalah pentingnya adalah soal keselamatan dan keamanan dalam bertanding. “Layaknya dalam sebuah kejuaraan, tentunya akan ada yang menang dan ada yang kalah, sebagai sebuah kompetisi, hal itu tentunya wajar- wajar saja”, tambah Aspotdirga.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asdep Pengembangan Wisata Alam dan Buatan, Deputi Bidang Industri dan Kelembagaan, Kemenpar RI, Ketua Fasida Provinsi Bali (Danlanud Rai), Danramil Kutuh, Kapolsek Kutuh, Kepala Desa Adat Kutuh, dan Ketua Paralayang Indonesia.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel