Berita

PARAJURIT TNI AU DILARANG NIKAH SIRI

Dibaca: 1896 Oleh 22 Mei 2010Tidak ada komentar
c130 hercules indonesian air force approaching
#TNIAU 

Setiap prajurit TNI Angkatan Udara dilarang melakukan nikah siri karena bertentangan dengan Perkasau No: Perkasau/51/VIII/2008 tentang Nikah, Cerai dan Rujuk Bagi Prajurit, sehingga setiap prajurit yang melakukan nikah siri dapat diproses melalui pengadilan militer maupun pada sidang disiplin, hal ini dipaparkan oleh Kakum Lanud Pekanbaru, Mayor Sus Dahlan Simanjuntak, SH pada acara Weekly Brief Lanud Pekanbaru di ruang rapat Baseops yang dipimpin langsung oleh Danlanud Pekanbaru, Kolonel Pnb Nanang Santoso, Rabu (14/4).

 

Nikah siri merupakan pernikahan seorang pria dengan wanita tetapi tidak dilaporkan ataupun tidak dicatat di Kantor Urusan Agama (KUA) atau dengan istilah lain nikah dibawah tangan. Berkaitan dengan hal tersebut dampak yang paling besar dengan adanya nikah siri ini adalah tidak adanya kejelasan status isteri dan anak secara hukum, sehingga hal ini sangat merugikan pihak isteri maupun anak, seperti dalam urusan pewarisan, seorang isteri dan anak tidak dapat menuntut haknya kepada suami/bapak karena tidak ada bukti hubungan hukum baik antara isteri dan suaminya maupun antara anak dan bapaknya.

Baca juga:  Panglima Kosekhanudnas III Terima Kunjungan Danlantamal I

 

Perkawinan / Pernikahan yg sah bagi prajurit TNI AU harus mengikuti aturan yang telah ditetapkan yang meliputi, pertama perkawinan yg di lakukan menurut hukum agama yg di anut oleh masing-masing dan sesuai prosedur yg berlaku di lingkungan TNI AU, kedua, setiap pernikahan bagi Prajurit TNI AU harus terlebih dahulu mendapat izin dari Pejabat yg berwenang (Danlanud/Pangkotama,Gub,Dan/ Wakasau/Kasau ), sedangkan yang ketiga, Tiap-tiap perkawinan/Pernikahan dicatat menurut per Undang-Undang-an yg berlaku. Dengan demikian pernikahan siri merupakan hal yang dilarang oleh kedinasan bagi setiap prajurit TNI Angkatan Udara.

 

Selain memaparkan tentang pernikahan siri, Kakum juga menjelaskan aturan-aturan yang berkaitan dengan pernikahan dan perceraian yang ditinjau dari aspek hukum. Weekly Brief minggu kedua pada bulan April ini diikuti oleh seluruh pejabat di lingkungan Lanud Pekanbaru dan seluruh perwira dengan tingkatan Kepala Seksi keatas.

 

Weekly Brief diakhiri dengan arahan-arahan yang disampaikan oleh Komandan Lanud Pekanbaru tentang rencana pelaksanaan kegiatan Lanud Pekanbaru kedepan, termasuk penekanan Danlanud mengenai pelaksanaan pengamanan asset-asset TNI AU yang berada di Lanud Pekanbaru.

Baca juga:  Satpom Lanud Atang Sendjaja Melaksanakan Gaktib

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel