Berita

PASIS SEKKAU A-93 IKUTI WORKSHOP TALENTS MAPPING

Dibaca: 14 Oleh 23 Jan 2013Tidak ada komentar
IndonesianAF 1
#TNIAU 

Sekolah Komando Kesatuan Angkatan Udara (Sekkau) mengadakan pelatihan “Menemukan Potensi Bakat dan Kekuatan diri” dengan pembicara workshop talents mapping Abah Rama Royani penemu talents mapping, yang diikuti 100 Perwira siswa Sekkau Angkatan ke-93 di Ruang Kelas Utama Sekkau Halim Perdanakusuma, Sabtu (19/1).

Pelatihan ini bertujuan agar peserta dapat mengetahui potensi yang terdapat dalam diri masing-masing, serta dapat mempelajari bagaimana cara menjadi pemimpin yang baik dan berkarakter,

Abah Rama memulai pembicaraan dengan melemparkan pertanyaan mengenai paradigma yang diartikan sebagai pola pikir, sudut pandang, atau asumsi. Apabila kita memiliki asumsi yang salah, maka tindakan yang diambil seseorang pun akan salah. Alumni teknik fisika Institut Teknologi Bandung (ITB) tahun 1964 itu menyampaikan, komponen manusia untuk meraih sukses ada tiga yakni knowledge (pengetahuan), attitude (sikap), dan skill (ketrampilan).

“Namun ada satu hal yang sering dilupakan yaitu talent atau bakat,” katanya. Knowledge, attitude dan skill sesungguhnya bisa diubah tapi bakat tidak sehingga butuh identifikasi.

Baca juga:  Bakamla RI Jalin Sinergi dengan Media Penyiaran

Pencipta personal strength statement ini mengungkapkan ada cara dan jalan menuju sukses. Jika jalannya benar dan caranya benar maka sukses akan diraih dengan cepat. Tetapi, jika jalan benar dan caranya salah maka sukses akan diraih dengan lambat. “Karakter sukses itu, mengalir seperti air. Butuh kerja keras dan pantang menyerah. bersikap fokus, sederhana, kreatif, solider, tanpa pamrih, cerdas dan tidak menunda nunda waktu”, ujar Abah Rama

Kegiatan yang dipimpin Komandan Korp Siswa (Dankorsis) Kolonel Pnb HKD Handaka, S.Sos.,M.M. ini selanjutnya mengisi Strength Cluster untuk mengetahui apa kekuatan dan kelemahan yang ada pada diri masing-masing pasis.

“Intinya dalam diri, setiap orang harus punya komitmen dengan mengembangkan potensi yang dimiliki,” tutur Abah Rama mengakhiri pembicaraannya.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel