Berita

Pasis Sesko A-51 Laksanakan Kuliah Kerja III di Sumbar Hari ini Berakhir

Dibaca: 12 Oleh 10 Sep 2014Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Selama 3 (tiga) hari para Perwira Sisawa (Pasis) angkatan 51 Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Udara (Seskoau) Lembang Bandung melaksanakan kuliah kerja tingkat III di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) hari ini berakhir . Rombongan dipimpin oleh Wakil Komandan Seskoau Marsma TNI Warsono diikuti sebanyak 54 meliputi peserta dari TNI AU, TNI AD dan TNI AL yang berpangkat Mayor tepat pukul 08.53 wib lepas landas bertolak kembali ke Markasnya Lembang Bandung dengan pesawat C-130 Hercules A-1327.

Selain itu dalam kegiatan ini juga diikuti 3 peserta dari Negara sahabat seperti, Amerika, Australia dan Singapura turut ambil bagian dalam kegiatan ini. Danlanud Padang Ltk Pnb Handaka, Ssos, MM dalam paparanya menjelaskan tugas dan tanggung jawab Lanud Padang serta merawat semua aset yang dimilikinya. Selayaknya Lanud tipe C saat ini telah melaksanakan berbagai dukungan penerbangan baik itu penerbangan rutin, mendukung operasi penerbangan seperti sayap elang maupun pengamanan penerbangan VVIP serta operasi penanganan bencana. Sejarah tercatat berdirinya Lanud Padang memiliki goresan dalam perjuangan mempertahankan NKRI.

Selain itu Lanud Padang juga masih memiliki beberapa aset ex Landasan peninggalan jaman Belanda dan Jepang yakni Landasan Gadut Bukit Tinggi dan Piobang Payakumbuh. Dengan bagitu luas area Lanud Padang ditambah beberapa aset yang tersebar di Sumbar dan berbagai keterbatasan yang ada diperlukan menejemen kerja yang tangguh serta bertanggung jawab Kerja sama dan sinergi dengan Pemko Padang sudah terbangun selama ini. Banyak kegiatan yang sudah kita sinergikan dan diakomodir bersama.

Baca juga:  POMAU LANUD SUPADIO GELAR GAKTIB

Sehingga permasalahan-permasalahan yang ada dapat kita komunikasikan dengan baik termasuk pemanfaatan asset. “Permasalahan – permasalahan sudah kita sampaikan dan di depan pimpinan dan para Pasis agar dapat dikaji di Sesko AU. Selanjutnya tentu menjadi kebijakan pimpinan,” ujar Danlanud..

Sementara itu pimpinan rombongan, Wadan Sesko-AU Marsekal Pertama (Marsma) TNI Warsono menyebutkan, kunjungan ini merupakan program pendidikan Pasis yang dilaksanakan dalam sebelas bulan. Kunjungan ke pemerintah daerah adalah bagian dalam program pendidikan ini. “Kita memilih Kota Padang, karena kita menilai pemerintah daerah ini memang berpengalaman, termasuk dalam pengelolaan asset,” ujar Marsma Warsono. Terkait wacana pemanfaatan asset eks Bandara Tabing, Warsono mengatakan, perlu ada sinergi antara Lanud dan Pemko Padang sehingga asset ini dapat dimanfaatkan sebaik – baiknya untuk kemajuan bersama. ” Pemanfaatan aset tersebut tinggal kesepakatan bersama yang sesuai dengan aturan – aturan,” ulasnya.

Dalam kujunganya di Korem 032 /Wb di terima langsung oleh Danrem 032/Wb Brigjen TNI Widagdo Hendro S. di gedung Sapta marga. Danrem dalam paparanya menjelaskan, keberadaan Lanud Padang diakui memiliki arti kekuatan strategis. Hal ini sudah teruji dalam berbagai peristiwa penanganan bencana alam seperti gempa bumi tahun 2009 di Sumbar. Operasi udara untuk mengirim bantuan di lokasi bencana paling efektif dan cepat sehingga semua kebutahan dalam situasi darurat dapat segara terkirim. Terkait kerja sama dengan Lanud Padang selama ini telah terjalin dengan baik, seperti dalam latihan bersama Mentawai Megathrust Direx tahun 2013 maupun kegiatan kebersaaan ujarnya.

Baca juga:  Danlanud Sam Hadiri Upacara Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Simpatik Intan 2015

Disisi lain Gubernur Sumbar Irwan Prayitno dalam sambutanya menambahkan dilihat dari aspek historis (sejarah) kedekatan masyarakat Minangkabau dengan TNI Angkatan Udara telah terjalin cukup lama. Hal ini dibuktikan dengan pembelian pesawat jenis Avro hasil dari sumbangan para ibu-ibu dan saudagar Minangkabau untuk membeli pesawat terbang. Kemudian pesawat ini di terbangkan oleh Komodor Udara Halim Perdanakusuma dan Komodor Iswahyudi. Dahulu Landasan Gadut Bikit Tinggi merupakan fasilitas angkutan udara yang sangat cukup fital di Sumatera dalam perjuangan mempertahankan kemerdekaan di masa silam ucapnya.

Tujuan dari kegiatan kuliah kerja Pasis A-51 di Sumbar ini yakni mencari bahan kajian beberapa aset strategis guna mendukung penggelaran kekuatan udara baik untuk kepentingan Pertahanan dan Keamanan maupun penanggulangan bencana alam. Ancaman yang terbesar di Sumbar menurut para ahli akan terjadinya Mega Thrust di sebuah Palung di perkirakan akan terjadi patahan antara Pulau Sumatera dengan kepulauan Mentawai. Pemprov Sumbar sudah banyak melakukan beberapa langkah strategis mulai dari SOP, pemasangan piranti lunak ( earley warning), pembangunan shelter maupun pemanfaatan sarpras atau jalan bisa di jadikan Landasan darurat.

Baca juga:  KOMANDAN LANUD ABD SALEH OPEN HOUSE IDUL FITRI

Langkah ini penting guna menghadapi situasi darurat sehingga pengiriman bantuan melalui udara dapat dilaksanakan. Selain mengunjungai pemprov Sumbar para Pasis juga melakukan kunjungan di Korem 032/Wb, Lantamal II Teluk Bayur Padang, Pemko Padang dan PT Semen Padang. Kedatangan rombongan Pasis Seskoau A-51 TP 2014 di Lanud Padang Sumatera Barat menggunakan pesawat C-130 Hercules dari skadron udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma diikuti sebanyak 77 personil terdiri dari, Pasis seskoau, Patun dan pendukung.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel