Berita

Paskhas TNI AU Rebut Pangkalan

Dibaca: 44 Oleh 05 Okt 2016Tidak ada komentar
indonesianf16pesawat0170 tniau
#TNIAU 

Sebanyak 80 personel gabungan Pasukan Khas TNI AU (Paskhasau) yang terdiri dari kesatuan Denmatra 1, Dematra 2, Batalyon 463, Batalyon 464 dan Batalyon 467 Paskhas menggelar latihan Operasi Perebutan dan Pengendalian Pangkalan Udara (OP3U) di main apron Lanud Supadio, Selasa (4/10). Latihan yang menyimulasikan penyerangan hingga berhasil merebut pangkalan udara digelar dalam rangka latihan Angkasa Yudha. Dengan menggunakan pesawat CN-235 dengan pilot Mayor Pnb Yoga dan Kapten Pnb Ambar dari Skadron Udara 2 Lanud Halim Perdana Kusuma, Jakarta.

Komandan Batalyon 465 Paskhas Brajamusti Letkol Pas Nevy Hutagalung menjelaskan prajurit Paskhasau yang terlatih ini terjun dari pesawat CN-235 dari ketinggian 6 ribu feet, bersenjata lengkap dan fasilitas terjun. Latihan penerjunan ini dalam rangka persiapan latihan Angkasa Yudha yang digelar pada tanggal 6 oktober di Lanud Ranai, Natuna.

”Latihan terjun menggunakan parasut free fall ini kerap dilakukan oleh para prajurit dan latihan kali ini hanya sebagai pemantapan kemampuan. Jadi fungsi dari latihan semacam ini, untuk menyerang daratan serta merebut dan menguasai pangkalan guna melaksanakan operasi tempur selanjutnya,” kata Danyon 465 Paskhas.

Baca juga:  PERINGATAN KE-43 TAHUN KEMBALINYA IRIAN BARAT KE PANGKUAN NKRI

Sedangkan Dandenmatra I Paskhas Mayor Pas M Fahromi menambahkan kemampuan dari personel Dalpur dan Satpur dalam latihan terjun free fall ini, tujuan utamanya untuk menyerbu pangkalan yang sudah direbut musuh.

”Kemampuan tempur dari Satpur adalah menyerbu menggunakan dukungan wahana udara baik bantuan tembakan udara. Untuk merebut kembali pangkalan yang sudah dikuasai oleh musuh dan akan dikembalikan lagi fungsinya. Dengan adanya latihan ini kita harapkan persiapan maksimal bisa dicapai untuk pelaksanaan latihan puncak TNI AU Angkasa Yudha,” ujar Dandenmatra I Paskhas.

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel