Berita

Patriot Sejati, Profesional dan Dicintai Rakyat

Dibaca: 2 Oleh 07 Okt 2014Tidak ada komentar
M 458 NA B 25 Mitchell Indonesian Airforce 7168661149
#TNIAU 

“Patriot Sejati, Profesional dan Dicintai Rakyat” menunjukkan bahwa TNI masih berada pada hakekat dirinya sebagai prajurit pejuang dan pejuang prajurit, yang “cinta negara”, “cinta bangsa, “cinta rakyat, dan “cinta kehidupan”. Yang makna kepatriotannya ditujukan untuk mengawal demokrasi dan menjaga kedaulatan serta keutuhan NKRI secara profesional, menuju Indonesia yang aman dan sejahtera.

Demikian tema dan salah satu bunyi amanat tertulis Panglima TNI Jenderal TNI Muldoko yang dibacakan Kaskorpaskhas Marsma TNI T. Seto Purnomo  selaku Irup pada upacara peringatan HUT TNI ke-69 yang dilaksanakan di lapangan merah Makorpaskhas Lanud Sulaiman, Margahayu, Bandung. (Selasa,7/10)

Peringatan hari TNI ke-69 lebih kepada hakikat bahwa TNI merefleksikan dan mengevaluasi hari jadinya untuk meningkatkan kualitas perannya sebgai komponen bangsa, serta tugasnya sebagai unsur keamanan dan pertahanan negara, yang implementasinya ditunjukkan dengan ketaatan dan kebaikan bagi kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara.

“Kebanggaan, kecintaan, dan kepercayaan atas kekuatan sendiri harus terus kita kembangkan, karena kesemua itu menjadi akumulasi kekuatan, guna me nghadapi tantangan yang berkembang dinamis di semua sisi kehidupan,” kata Kaskorpaskhas saat membacakan amanat Panglima TNI.

Baca juga:  Wujud Kebanggaan Kepada Nilai Historis, Sambung Rasa Hari Bhakti Dilaksanakan di Museum TNI AU

Dijelaskan pula bahwa penegasan TNI sebagai patriot sejati dan pembangunan dan pengembangan profesionalisme TNI merupakan Renstra 2010-2014 yang dengan harapan dapat menjadi kebanggaan dan membangkitkan kecintaan rakyat kepada TNI, serta memberikan kepercayaan atas kekuatan sendiri bangsa Indonesia dalam melanjutkan pembangunan nasional.

Dalam amanatnya Panglima TNI mengajak kepada seluruh prajurit dan PNS TNI untuk memaknai usia TNI ke-69 ini dengan tekad dan janji meningkatkan kinerja dan kualitas pengabdian di masa-masa yang akan datang dengan memberikan instruksi untuk dipedomani yang intinya adalah pertama, memantapkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, kedua menempatkan tugas sebagai kehormatan, harga diri dan kebanggaan, ketiga kobarkan semangat pantang menyerah, rela berkorban, keunggulan moral dan bersatu dengan rakyat, keempat menjunjung tinggi nilai dan semangat kebangsaan, dan kelima meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan yang mengganggu kedaulatan wilayah NKRI.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel