BeritaBerita Utama

Peduli dan Selalu Hands On, Cara Unik Kasau Mengecek Profesionalisme Prajurit

Dibaca: 14 Oleh 01 Agu 2021Tidak ada komentar
IMG 20210801 WA0006
#TNIAU 

TNI AU.  Jiwa Airmanship begitu jelas melekat dalam tubuh Kepala Staf TNI AU (Kasau) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, S.E., M.P.P. Betapa tidak, meskipun sudah menjadi orang nomor satu di TNI AU dengan pangkat bintang empat di pundak, ternyata tidak menyurutkan semangatnya untuk turun langsung ke bawah, hands on mengecek para prajuritnya dalam melaksanakan tugas di lapangan.

Seperti yang dilakukannya saat penerbangan pesawat Boeing B-737 rute Lanud Adi Sutjipto Yogyakara ke Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta pada Rabu, (28/7/2021).

Dalam penerbangan VIP misi dukungan Pantukhir terpusat penerimaan Taruna dan Taruni Akademi TNI tahun 2021 tersebut, Kasau langsung on seat di kokpit pesawat B-737, pesawat yang puluhan tahun lalu juga pernah diterbangkannya.

Aksi ini dilakukan tidak hanya untuk mengobati kerinduannya sebagai penerbang VIP di Skadron Udara 17, dimana Kasau pernah menjadi Komandan Skadron 17, tetapi juga sekaligus mengecek profesionalisme prajuritnya, karena ada penerbang Wara yang ikut sebagai kru dalam penerbangan tersebut, yaitu Letda Pnb Ajeng Tresna Dwi Wijayanti.

Duduk di kursi tengah antara pilot dan co pilot, Kasau secara cermat mengamati Letda Pnb Ajeng Tresna Dwi Wijayanti yang sedang menjalankan tugas sebagai co pilot menerbangkan Kasau dan rombongan.

Baca juga:  Tradisi Kenaikan Pangkat 1 Oktober 2018 Puspomau

Letda Pnb Ajeng Tresna Dwi Wijayanti lulusan AAU 2018, merupakan salah satu Wara yang kini sebagai penerbang VVIP/VIP Skadron Udara 17 Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta.

Wanita kelahiran Jakarta, 25 September 1995 ini sebelum bergabung dengan Skadron 17 merupakan penerbang pesawat tempur T-50i Golden Eagle di Skadron Udara 15. Secara kebetulan awal karier tersebut mempunyai kemiripan dengan Kasau, dimana karena kebutuhan organisasi, harus melaksanakan konversi dari pesawat tempur (Skadron Uara 15) ke pesawat transport (Skadron Udara 17)

Hampir semua jenis pesawat fixed wing Skadron 17 sudah diterbangkan Kasau kecuali C-130 Hercules dan helikopter. Mulai dari Fokker F-28, Boeing B-707, dan B-737-200.

Tentunya selain melepas kerinduan duduk di kokpit, apa yang dilakukan Kasau tentunya untuk mengetahui secara langsung progress yang sudah dicapai Ajeng setelah bergabung dengan Skadron 17 sejak Desember 2020.

Kasau sempat menanyakan perkembangan Letda Ajeng Tresna kepada Komandan Skadron 17 Letkol Pnb Sunar Adi Wibowo dan memberikan pesan agar jika ada penerbangan Kuker agar Letda Pnb Ajeng untuk menerbangkan Pesawat Boing 737 yang secara kebetulan sudah dalam persiapan menjadi copilot.

Baca juga:  Panglima TNI : Semangat Membuat Kita Naik Satu Tingkat

Pada misi penerbangan hari itu dipimpin langsung oleh Letkol Pnb Sunar Adi Wibowo dengan penerbang kedua dan ketiga adalah Kapten Pnb Arie S. Andreas dan Letda Pnb Ajeng Tresna. Sementara teknisi terdiri dari Mayor Tek V. Haryono, Lettu Tek Ruslan, Letda Tek Setiyo, Peltu Komaruddin, dan Pratu Rozaak.

Ajeng disiapkan sebagai penerbang ketiga dalam misi tersebut dan ternyata hal itu menjadi perhatian Kasau, yang sebelum mendarat di Lanud Adi Sutjipto di Yogyakarta, masuk ke ruang kokpit serta menanyakan kenapa bukan Ajeng yang menerbangkan pesawat.
Akhirnya Ajeng disiapkan ketika penerbangan kembali ke Lanud Halim Perdanakusuma, Letda Ajend on seat sebagai copilot.

Pada saat itu Kasau memutuskan untuk melihatnya langsung dengan duduk di bangku tengah sejak lepas landas di Yogyakarta hingga mendarat di Lanud Halim.

Bangku ini biasa disebut seat observer. Siapapun yang berkepentingan, boleh duduk di bangku kecil ini. Bisa flight engineer, penerbang ketiga atau flight instructor dalam misi training.

Kasau tampak betah menyimak anak buahnya menyelesaikan tahapan penerbangan pertamanya sebagai kopilot.

Baca juga:  Hujan Lebat Menyertai Pelantikan Marsma TNI Barhim Menjadi Pangkoopsau II

Sebuah peristiwa langka bahkan istimewa tentunya bagi Letda Ajeng.

“Perasaan saya ketika berada di kokpit bersama Bapak Kasau sangat senang bercampur bangga. Ini merupakan pengalaman yang baru dan tidak akan saya lupakan, karena Bapak berkenan duduk berdampingan dengan kami di kokpit” ujar Ajeng Tresna Dwi Wijayanti.

Ajeng pun mengucapkan terima kasih dan penghormatan yang tinggi kepada Kasau, karena selama berada di kokpit, turut memberikan motivasi serta bimbingan, yang sangat penting sebagai bekal meniti karier dan berkreativitas di TNI AU.

Kehadiran Kasau di kokpit tentunya merupakan bentuk perhatian dan tangung jawab pemimpin dalam mendorong prajuritnya agar lebih profesional, sehingga pada saatnya dapat menunjukkan kemampuan terbaik sebagai penerbang TNI AU.

“Memang saya rindu terbang dan juga ingin lihat Ajeng terbang, ternyata dia terbang standar. Artinya sebagai penerbang baru Boeing tidak terlihat kesulitan bahkan sudah cukup menguasai, mengingat perlu adaptasi dari pesawat tempur ke pesawat angkut apalagi saat itu sebagai pilot flying dalam misi VIP,” tutur Kasau.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel