Berita

Pegang Teguh Jiwa “Kanya Bhakti Sakti Sejati” Dalam Nafas Pengabdian

Dibaca: 24 Oleh 08 Sep 2016Tidak ada komentar
M 458 NA B 25 Mitchell Indonesian Airforce 7168661149
#TNIAU 

Komandan Pangkalan Udara Adisutjipto Marsekal Pertama TNI Imran Baidirus, SE membuka Pendidikan Sekolah Pertama Bintara TNI AU (Semaba TNI AU) angkatan ke-41 di Lapangan Jupiter, Kamis (8/9).

Pendidikan Semaba angkatan ke-41 diikuti 60 siswayang berasal dari siswa lulusan SMU jurusan IPA dari berbagai penjuru tanah air. Masa pendidikan direncanakan akan dilaksanakan selama 5 bulan. Selama pendidikan, siswa akan mendapat pelajaran antara lain Pendidikan Dasar Kemiliteran, Pengetahuan Kematraan Udara, Materi Kejuangan serta Materi Kewanitaan dan pengembangan kepribadian.

Dalam sambutan tertulisnya Komandan Lanud Adisutjipto mengatakan dengan dibukanya Pendidikan Semaba TNI AU angkatan ke-41 maka upaya pemenuhan kebutuhan personel TNI AU, khususnya untuk golongan bintara wanita secara bertahap akan dapat diwujudkan sesuai arah dan sasaran pembangunan TNI Angkatan Udara.

Sementara Kadispers Lanud Adisutjipto Kolonel Pnb Dedy Susanto selesai Upacara menegaskan untuk pemenuhan personel TNI AU, unsur kualitas harus diutamakan. Untuk itu menurutnya sebelum diterima untuk mengikuti pendidikan, para calon siswa harus mengikuti seleksi yang ketat meliputi tes kesehatan, pemeriksaan psikologi, kesamaptaan jasmani, penelitian personel, administrasi dan skrinning POM.

Baca juga:  Prajurit Lanud Halim Perdanakusuma Tes Urine Dadakan

Di tempat terpisah Komandan Skadik 105 Letkol Sus Palupi Rahayu, SH menyampaikan bahwa Pelaksanaan Pendidikan Wanita Angkatan Udara Angkatan ke- 41 akan diikuti 60 siswa dari seluruh Indonesia dan direncanakan pelaksanaan pendidikan akan berlangsung selama 5 bulan.

Komandan Skadik 105, juga menambahkan sebagai prajurit wanita, Wanita Angkatan Udara (Wara) nantinya harus memiliki sikap profesional sebagai seorang prajurit TNI AU, memiliki kepribadian, memiliki pergaulan yang sehat, luwes dan, beretika. Komandan mencontohkan bahwa kehidupan remaja sekarang ini cenderung lebih mengutamakan kehidupan hedonis. Sebagai seorang prajurit wanita hal itu harus dihindari.

Bagaimanapun juga seorang Wara adalah perempuan terpilih yang mengemban tugas negara melalui TNI Angkatan Udara. Komandan Skadik 105 juga berharap semoga wara selalu berpegang teguh pada identitas dan jiwanya yakni melalui motto “Kanya Bhakti Sakti Sejati” yang bermakna prajurit wanita yang akan selalu mengabdikan diri dengan kemampuan dan keahliannnya secara profesional kepada TNI Angkatan Udara dan negara Indonesia.

Usai Upacara pembukaan pagi ini dilanjutkan acara tambahan berupa pemotongan rambut dan penyiraman bunga kepada siswa perwakilan WARA dan dilakukan penyiraman kepada ke 60 siswa mengunakan mobil pemadam kebakaran. Upacara militer ini juga dihadiri oleh pejabat dari RSPAU dr Hardjolukito , Kadislog Lanud Adisutjipto Kolonel Tek Jefry D. Ritiau, Para Komandan Satuan, Komandan Denhanud 474 Paskhas, para pejabat Lanud Adisutjipto dan segenap Wara Yogyakarta.

Baca juga:  Sambut HUT RI ke-72, Warga Lanud Rsn Hias Komplek

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel