Berita

Pegang Teguh Rantai Komando

Dibaca: 125 Oleh 17 Jan 2019Tidak ada komentar
Pegang Teguh Rantai Komando
#TNIAU 

TNI AU, Makassar (17/1/2019). ”Sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, tentara nasional dan tentara profesional, TNI dinilai mampu menjadi perekat kemajemukan dalam menjaga kebhinnekaan. TNI bersama-sama segenap komponen bangsa harus melaksanakan tugas dengan tulus dan ikhlas dalam mewujudkan rasa aman dan tentram di masyarakat. Sinergi dengan berbagai kementrian dan lembaga, serta seluruh komponen bangsa harus dipelihara dan ditingkatkan, tidak sekedar menjadi selogan.”  tegas    Panglima TNI Marsekal  TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P.  dalam Amanat tertulis pada upacara bendera 17 an, di Makoopsau II Makassar, yang dibacakan Aslog Kas Koopsau II Kolonel Tek IG Made Radar P. C., S.T. di Ruang Lobi Makoopsau II.

Lebih lanjut Panglima TNI mengatakan bahwa pesta Demokrasi 2019 merupakan even akbar nasional yang menjadi perhatian kita semua. Pemilihan legislatif dan pemilihan Presiden harus dapat berjalan dengan lancer, aman, damai, dan sukses. Stabilitas nasional harus tetap terjaga sebelum, selama, dan setelah pemilihan tersebut. Netralitas TNI kembali harus kita tunjukkan. Oleh karenanya saya perintahkan kepada seluruh prajurit dan PNS TNI untuk berpegang teguh pada pedoman netralitas yang telah saya canangkan. Jangan terpengaruh pada berbagai issu yang tidak dapat dipertanggung jawabkan. Pegang teguh rantai komando dan laporkan kepada komandan satuan bila menemui kendala.

Baca juga:  Doa Bersama Sebagai Bentuk Rasa Syukur Personel Lanud Pattimura

“Perkembangan situasi lainnya juga tetap menjadi bagian dari kewaspadaan kita semua. Kondisi regional dan global yang terkait, baik secara langsung maupun tidak langsung, tidak boleh luput dari pengamatan dan antisipasi TNI. Ancaman terorisme, separatisme, radikalisme, serta berbagai ancaman kejahatan lintas negara harus dapat kita atasi. Demikian pula dengan kemungkinan terjadinya bencana alam yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Kondisi geografis Indonesia memang mengharuskan kita memiliki kesadaran terhadap potensi dan penanggulangan bencana alam” kata Mantan Kasau ini.

Itu semua terasa sangat berat manakala kita tidak menyadari betapa mulianya tugas yang kita emban. Sadarilah bahwa jerih payah para prajurit dan PNS TNI juga menjadi ibadah dihadapan Tuhan Yang Maha Kuasa. Selain itu dalam setiap pelaksanaan tugas pokoknya, TNI harus bersatu dan manunggal Bersama rakyat, TNI adalah bagian dari rakyat, dan kemanunggalan TNI dan rakyat adalah marwah NKRI sejak negeri ini berdiri, pungkas Panglima TNI.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel