Berita

Pelatihan Self Healing di Skadud 4 dan Skatek 022 Lanud Abd Saleh oleh Dispsiau

Pelatihan Self Healing di Skadud 4 dan Skatek 022 Lanud Abd Saleh oleh Dispsiau
#TNIAU 

TNI AU.  Kepala Sub Dinas Psikologi Penerbangan (Kasubdispsibangan) TNI AU, Jakarta Kolonel Kes Dra Sri Hastuti Handayani, M.Si., bersama anggota didampingi staf dari Sub Seksi Psikologi Lanud Abdulrachman Saleh serta Seksi Keselamatan Terbang dan Kerja (Silambangja) Lanud Abdulrachman Saleh mengadakan pelatihan Flying Aero Psychologist (FAP) dan Human Factor For Maintenance kepada puluhan personel Skadron Udara 4 dan Skadron Teknik 022 Lanud Abdulrachman Saleh, Malang, Selasa dan Rabu (18-19/2/2020).

Pelatihan Flying Aero Psychologist (FAP) di Skadron Udara 4 dilaksanakan pada Selasa, (18/2/2020) di Ruang Dispatch diikuti sekitar 30 aircrew. Selama setengah hari Kasubdispsibanganau Kolonel Kes Dra Sri Hastuti Handayani, M.Si., bersama staf memberikan materi tentang FAP yang bertujuan untuk memberikan gambaran tentang pentingnya pengelolaan emosi, managemen stres bagi tiap-tiap personel akibat beban tugas dan permasalahan dalam kehidupannya. Melalui pengelolaan stres dari tiap-tiap individu yang terarah diharapkan dapat mencegah berbagai gangguan perilaku yang merugikan berbagai pihak (diri, keluarga dan dinas) dan tercapainya peak performance (penampilan tertinggi) tiap-tiap personel dalam karier dan dinasnya.

Baca juga:  Pangkoopasau III Menegaskan: Apararat Intelijen Harus Peka Terhadap Perkembangan Lingstra

Demikian pula di Skadron Teknik (Skatek) 022 Lanud Abdulrachman Saleh pada Rabu, (19/2/2020) dilaksanakan pula pelatihan Human Factors For Maintenance (HFFM) di ruang briefing Skatek 022 terhadap 30 anggotanya.  Pelatihan FAP dan HFFM tersebut dibagi dalam beberapa sesi yaitu pemberian materi psikologi oleh Kasubdispsibanganau, sesi ice breaking, pembukaan diri, melejitkan potensi diri, internal motivation dan review serta penutup.

 Pelatihan FAP dan HFFM berjalan sangat interaktif antara pembawa materi dan pelatih dengan para peserta pelatihan karena adanya beberapa olah raga pikiran sebagai bentuk permainan yang menguji kemampuan tiap-tiap peserta untuk mengikuti gerakan sesuai intruksi pelatih, kemudian pengisian angket diri, pelatihan refleksi diri untuk mengeluarkan masa lalu dari alam bawah sadar yang gelap serta membuangnya dengan sarana menulis masalah terberat tiap-tiap peserta di kertas dan finalnya membuang kertas masalah tersebut diikuti oleh ekspresi diri yang lepas di tong sampah. Melalui cara tersebut beban psikologi akan terkurangi secara signifikan.

 Pelatihan FAP dan HFFM oleh Dispsiau tersebut merupakan semacam pelatihan self healing atau proses untuk menyembuhkan diri dari luka batin.  Kegiatan ini perlu dilaksanakan sebagai bentuk pencegahan agar anggota di skadron-skadron TNI AU senantiasa stabil jiwanya di tengah beban tugas dan permasalahan kehidupannya yang silih berganti tiada henti. Melalui kegiatan ini diharapkan tiap-tiap personel memiliki kestabilan emosi yang relatif baik karena telah membuang/mengikhlaskan beban masa lalu yang gelap dan membebani jiwanya, sehingga tugas-tugas kedinasan akan dapat terlaksana dengan aman, lancar dan tepat waktu.

Baca juga:  BANDARA SEPINGGAN MENDAPAT ANCAMAN TEROR BOM

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel