Berita

Pelatihan Pengenalan Potensi Manajerial (P2M) Pasis Sekkau Angkatan Ke-100 Tahun Anggaran 2016

Dibaca: 4 Oleh 24 Agu 2016Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

Keberhasilan seorang pemimpin tidak hanya dilihat dari kemampuan dalam memberi perintah terhadap anggotanya, tetapi juga dalam mencari alternatif solusi terhadap persoalan yang dihadapi. Selain itu ia juga harus mampu mengatur mengordinasikan, menggerakkan dan meningkatkan kinerja seluruh anggotanya serta memberi teladan, sehingga dapat menjadi inspirasi dan motivasi bawahannya untuk mencapai keberhasilan maupun meningkatkan kualitas kinerja yang lebih baik. Kemampuan manajerial dari seorang pemimpin terlihat juga dari kemampuan interpersonalnya, dimana ia mampu mendidik, memotivasi dan mengembangkan anggotanya sehingga memberi dampak atau kemajuan terhadap kesatuan yang diawakinya. Dalam organisasi militer, kemampuan ini harus dimiliki, terlebih yang sudah berpangkat Kapten atau Mayor, yang sering disebut sebagai Manajer Tingkat Madya. Atas dasar tersebut TNI Angkatan Udara melalui Dinas Psikologi Angkatan Udara (Dispsiau) merancang sebuah program pelatihan untuk siswa Sekkau. Dengan pelatihan Pengenalan Potensi Manajerial (P2M) ini, diharapkan para perwira siswa mampu mengenali dan mengembangkan potensi manajerial yang dimiliki, agar nantinya akan mampu memanage satuannya dengan baik.

Baca juga:  Dankorpaskhas : Rakor Wadah Menilai Kerja Satuan

Pelatihan P2M terhadap siswa Sekkau Angkatan 100 dilaksanakan pada hari Kamis 19 Agustus 2016 dengan jumlah 75 orang, terdiri dari 71 orang pasis Angkatan Udara, 2 orang dari Angkatan Darat serta 2 orang dari Angkatan Laut. Pelatihan diawali dengan pembukaan dan penjelasan program oleh Kepala Sub Dinas Psikologi Pendidikan Kolonel Kes Drs. Sri Hastuti Handayani, M.Si kemudian dilanjutkan dengan pembahasan materi pelatihan melalui teori, diskusi, kuesioner maupun games/permainan indoor. Melalui metode andragogi peserta diajak untuk belajar sebagaimana orang dewasa, yaitu seluruh peserta diajak untuk ikut aktif dalam setiap kegiatan yang dilakukan.

Dengan segala kelebihan dan kekurangan yang masih terus diperhatikan, peserta mengakui bahwa pelatihan ini cukup bermanfaat. Disamping untuk memahami potensi manajerial yang dimiliki dan menambah wawasan, pelatihan ini juga sebagai sarana untuk merefresh pikiran, meningkatkan semangat kebersamaan dan menimbulkan keceriaan/fun, yang tampaknya memang dibutuhkan disela-sela kesibukan dan padatnya pendidikan Sekkau.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel