Berita

Pelatihan Penilaian dan Perhitungan Beban Kerja Koopsau I Dan Jajaran

Dibaca: 63 Oleh 18 Sep 2017Tidak ada komentar
TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Koopsau I melaksanakan Pelatihan Penilaian dan Perhitungan Indek Beban Kerja Koopsau I yang berlangsung selama 3 hari bertempat di GOR Antarikshe Koopsau I. Kegiatan ini bekerjasama dengan Spers Mabesau dalam hal ini Paban II/Binteman Spersau dengan Asisten Perencanaan Koopsau I.

Panglima Komando Operasi Angkatan Udara (Pangkoopsau) I Marsekal Muda TNI Imran Baidirus, S.E. dalam sambutannya yang dibacakan Asren Koopsau I mengatakan bahwa pembangunan kekuatan TNI Angkatan Udara saat ini diarahkan pada penyusunan kebutuhan kekuatan pokok Minimum Essential Force (MEF), konsekuensinya perlu dilakukan penataan organisasi dengan menerapkan pengendalian personel yang tepat, mengacu dan sejalan dengan penyusunan MEF yang berlandaskan pada kebijakan organisasi bidang peralatan dan alutsista serta kebijakan personel.

Untuk itulah penataan organisasi dan personel TNI AU, khususnya Koopsau I dan jajaran dilakukan melalui pendekatan ketepatan postur (Right Sizing) dengan cara melakukan penilaian dan perhitungan beban kerja, tambah Panglima.

Sementara itu Waaspers Kasau Marsekal Pertama TNI ToTo Boedihardjo, S.E. dalam sambutannya yang dibacakan Paban II/ Binteman Persau Kolonel Adm Harry Sofyan mengatakan bahwa sebagai tindak lanjut dari kebijakan Panglima TNI dan Kepala Staf Angkatan Udara dalam bidang organisasi dan tuntutan reformasi birokrasi, maka dilakukan beberapa perbaikan penataan bidang sumber daya manusia (SDM), hal ini memungkinkan terjadinya penambahan atau pengurangan jumlah personel.

Baca juga:  Perwira Lanud Supadio Juara Utsawa Dharma Gita XIII di Palembang

Menurut Asren Koopsau I Kolonel Pnb Fachrizet, S. Sos selaku Ketua Pelaksana mengatakan bahwa tujuan diadakannya pelatihan yaitu untuk meningklatkan kualitas perencanaan personel dalam menyusun kebutuhan sesuai postur TNI yang tepat, dengan sasaran guna mewujudkan kualitas dan kuantitas personel yang tepat sesuai pengawakan maupun tujuan organisasi. Dengan demikian nantinya akan tercipta standar hasil kerja guna meningkatkan produktivitas kerja dan tersusunnya formasi organisasi (POP/DSP/DSPP/TOP) serta uraian tugas sesuai JOB Description beban kerja, imbuhnya.

Pelatihan tersebut diikuti oleh 43 peserta dari seluruh jajaran Koopsau I dan Makoopsau I dengan pemberi materi dari Paban II/Binteman Spersau beserta tim.

 

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel