Berita

Pelatihan Psikologi Kepemimpinan Siswa Setukpa Angkatan Ke-17 tahun 2014

Dibaca: 57 Oleh 25 Sep 2014Tidak ada komentar
2015 06 02 00002
#TNIAU 

“Usaha untuk mempengaruhi dan mengubah perilaku orang lain untuk mencapai tujuan organisasi”. Huse & Bowditch (Kossen,1978)

Didalam sebuah organisasi militer yang kuat dan handal, tentu diperlukan SDM atau prajurit yang memiliki kemampuan memimpin yang baik. Semakin banyak prajurit terutama perwira, yang memiliki kemampuan memimpin yang handal maka pertumbuhan organisasi akan menjadi lebih baik. Sebagai calon perwira, siswa Setukpa dituntut untuk memiliki kemampuan memimpin. Atas dasar inilah maka Dinas Psikologi Angkatan Udara (Dispsiau) merancang program yang rutin dilaksanakan untuk mengembangkan potensi kepemimpinan yang dimiliki seseorang. Program yang berjudul Pelatihan Kepemimpinan, merupakan salah satu cara pengembangan mutu atau kompetensi seorang calon perwira yang akan mengawaki organisasi di satuannya masing-masing, tentunya lebih besar daripada tanggung jawab sebelumnya. Oleh karenanya Dispsiau membekali para calon perwira tersebut dengan materi yang berhubungan dengan pengembangan kualitas SDM seperti kerjasama, komunikasi dan kepemimpinan.

Pelatihan Kepemimpinan Setukpa angkatan 17 yang bertempat di Skadik 401 Lanud Adi Soemarmo, Solo dilaksanakan selama 3 hari dimulai hari Selasa sampai dengan Kamis, tanggal 19-21 Agustus 2014.  Diikuti oleh 165 siswa Setukpa, kegiatan diawali dengan pembukaan dan penjelasan program oleh Kasubdis Psikologi Pendidikan Dispsiau, Kolonel Kes Dra. Hening Sitarasmi dan  dilanjutkan dengan games outdoor dengan model navigasi. Hari kedua, kegiatan diawali dengan materi/teori tentang kerjasama, komunikasi dan materi utama, yaitu teori tentang kepemimpinan itu sendiri, kemudian dilanjutkan dengan outdoor/navigasi lapangan.   Seluruh kegiatan pelatihan mengacu pada metode andragogi, yaitu metode belajar orang dewasa, yang mendorong seluruh peserta untuk ikut berperan aktif selama melaksanakan pelatihan, sedangkan peran pelatih/fasilitator lebih pada memfasilitasi kegiatan/aktivitas yang dilakukan.

Baca juga:  Pangkoopau II Marsda TNI Umar Sugeng H Kunjungi Lanud Surabaya

Dari waktu ke waktu antusiasme dan semangat peserta semakin menggebu-gebu, terutama saat melaksanakan games puncak pada hari ke 3 yaitu games penyatuan, peserta bersatu melewati rintangan-rintangan yang membutuhkan aspek kerjasama, komunikasi dan kepemimpinan yang baik untuk mencapai tugas akhir.   Games ini tidak hanya dilaksanakan oleh fasilitator dari Dispsiau, tetapi juga dibantu oleh anggota Skadik.   Komandan Skadik 401, Letkol pnb Erick Rofick Nurdin bahkan turun langsung ke lapangan, sehingga semakin menyemarakan kemeriahan pelatihan dan semangat yang semakin besar dari peserta. Beberapa peserta mengakui bahwa kegiatan tersebut sangat memacu motivasi dan semangat mereka untuk menjadi seorang perwira karena mereka menyadari bahwa pemimpin memerlukan berbagai aspek yang harus dimiliki, baik kerjasama, komunikasi kemampuan memimpin, inisiatif, kejujuran dan lain sebagainya.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel