Berita

Pelatihan dan Sertifikasi Pilot Drone di Lanud Sjamsudin Noor

Dibaca: 374 Oleh 04 Nov 2019November 5th, 2019Tidak ada komentar
Pelatihan dan Sertifikasi Pilot Drone di Lanud Sjamsudin Noor
#TNIAU 

TNI AU.  Penggunaan pesawat udara tanpa awak atau biasa dikenal dengan drone makin banyak digunakan untuk berbagai kepentingan. Seiring maraknya penggunaan alat ini, perlu regulasi agar pemakaiannya tidak melanggar hak-hak orang lain dan privasi publik. Atas dasar itu, Pangkalan TNI Angkataan Udara Sjamsudin Noor yang diwadahi oleh Kasi Binpotdirga Lanud Sjamsudin Noor Kapten Lek Azhar Zainal E.B., mengadakan pelatihan Sertifikasi Basic Remote Pilot Drone yang diikuti oleh 53 orang peserta dari perusahaan, instansi pemerintahan, komunitas drone dan individu selama 2 hari, agar para pilot drone khususnya di wilayah Kalimantan Selatan betul-betul memahami aturan-aturan, kreatif dan aman. Sebab, drone saat ini banyak digunakan di sektor lain, seperti pertanian, pertambangan, bahkan hobi aeromodelling.

Penggunaan drone oleh masyarakat di masa depan diperkirakan akan semakin banyak. Oleh karena itu, aturan menerbangkan drone perlu terus disosialisasikan agar dapat menjamin keselamatan bagi semua pihak. Setiap penerbang drone wajib memiliki sertifikasi agar nantinya dapat dipertanggungjawabkan, dan sekaligus menjadi penjuru, pembimbing di daerah tugas masing-masing, demi untuk keselamatan dan keamanan bersama baik dalam dunia kedirgantaraan maupun keamanan sendiri. Demikian hal tersebut disampaikan oleh Komandan Lanud Sjamsudin Noor Kolonel Pnb Riadi Widyoko dalam sambutannya pada acara pembukaan Sertifikasi Basic Remote Pilot Drone di Lanud SAM, Sabtu (2/11/2109).

Lebih lanjut, Danlanud SAM menegaskan, untuk keselamatan dunia kedirgantaraan maka pengguna drone harus ditertibkan, agar tidak membahayakan bagi orang lain khususnya bidang penerbangan, kalau ada masyarakat menggunakannya yang tidak sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan segera dilaporkan, yang bersangkutan akan diberikan sanksi sesuai dengan aturan dan undang-undang yang berlaku. “Sosialisasi dan pelatihan penting, agar masyarakat paham sekaligus dapat menerbangkan drone dengan baik, aman, dan bertanggung jawab.” Demikian Danlanud SAM menambahkan.

Selanjutnya Sesdispotdirgaau Kolonel Pnb Agung Sasongkojati sebagai instruktur latihan, yang juga menjabat sebagai Ketua Drone Nasional PB. FASI saat memberikan pembekalan mengatakan, bahwa bagi yang telah menyelesaikan pelatihan, Dispotdirgaau melalui FASI akan memberikan lisensi sebagai tanda kemampuan mereka menerbangkan drone ataupun wahana aeromodelling sebagai tanda bahwa sudah memenuhi faktor keamanan Negara dan keselamatan penerbangan.

Selain sosialisasi, peserta juga mendapatkan materi latihan terbang drone dan uji sertifikasi. Para peserta mengikuti latihan dengan rasa senang dan serius, selama pelatihan berjalan dengan aman dan lancar.

Baca juga:  Batalyon Komando 461 Paskhas Aplikasikan Hasil Latihan “Cakra Yudha” Dalam Menghadapi Tantangan Tugas

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel