Berita

Pembangunan Kekuatan dan Kemampuan TNI Tahun 2013 Capai 30%

Dibaca: 18 Oleh 18 Jan 2013Tidak ada komentar
BAe Hawk 209
#TNIAU 

Kita patut bersyukur, pemerintah telah memberikan perhatian lebih dalam upaya pembangunan kekuatan dan kemampuan TNI, yang pada tahun 2013 akan mencapai 30% dari postur Kekuatan Pokok Minimum (MEF) Pertahanan Negara. Hal tersebut disampaikan Panglima Tentara Nasional Indonesia Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E. dalam amanatnya yang dibacakan Komandan Seskoau Marsda TNI Sudipo Handoyo, S.E., pada upacara 17-an Januari 2013 di Kampus Seskoau Lembang, Kamis(17/1).

Selanjutnya menurut Panglima TNI, sejalan dengan pembangunan postur tersebut, aspek pembinaan, pemeliharaan dan perawatan terhadap personel, Alkap, Alut dan Alutsista yang telah ada, harus dilaksanakan secara terus-menerus agar dapat mencapai usia pakai yang optimal, serta mampu menekan resiko incident (kejadian bahaya) dan accident (kecelakaan), sampai tingkat yang terendah. Perlu kita sadari bersama, bahwa setiap resiko yang menimpa TNI akan berdampak luas, karena bukan hanya merugikan prajurit dan materiil yang digunakan, melainkan langsung atau tidak langsung akan mempengaruhi bahkan mengurangi kesiapan operasional satuan dalam menghadapi tantangan tugas, ujarnya.

Lebih jauh Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E. mengatakan pada aspek Sumber Daya Prajurit, peningkatan profesionalitas telah kita laksanakan melalui kebijakan Sapta Tunggal Panglima TNI sejak tahun 2010, namun kebijakan tersebut belum dapat mencapai hasil yang optimal. Oleh karena itu, hasil evalusi kinerja tahun 2012 dari masing-masing satuan di jajaran TNI, agar segera direspon dalam rangka meningkatkan kinerja yang lebih baik di tahun 2013.

Dalam kaitan semua itu, Panglima TNI Agus Suhartono, S.E. mengharapkan kepada seluruh Prajurit dan PNS TNI, untuk meningkatkan kinerja sesuai peran dan bidang tugas masing-masing, sehingga kekurangan yang terjadi di tahun lalu dapat dieliminir dan diperbaiki pada tahun ini.

Baca juga:  Jabatan Dansatpomau Lanud Adi Diserahterimakan

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel