Berita

Pembekalan dalam rangka Praspa TNI 2011 di AAU.

Dibaca: 42 Oleh 14 Jul 2011Tidak ada komentar
emb 314
#TNIAU 

PANGLIMA MINTA CAPAJA MILIKI TUJUH SIFAT AIR 

Panglima TNI, Laksamana TNI Agus Suhartono SE, memberikan pembekalan kepada 635 Calon Perwira Remaja (Capaja) TNI abituren Akademi TNI di Gedung Sabang Merauke, Akademi Angkatan Udara (AAU), Yogyakarta, Selasa (12/7/2011), agar Taruna Akmil/Kadet AAL/Karbol AAU yang akan dilantik memiliki wawasan dan pemahaman yang cukup sehingga dapat menjadi perwira dan pemimpin yang handal dan dicintai rakyat.

Dalam pembekalannya Panglima TNI mengatakan sebagai seorang Perwira TNI yang sekaligus sebagai seorang pemimpin harus benar-benar unggul dan memiliki tujuh sifat baik seperti yang dimiliki oleh Air, yang memiliki tujuh sifat diantaranya: ketika dalam keadaan normal, air mempunyai sifat yang tenang. Ini bermakna sebagai pemimpin, tentu akan bertemu banyak masalah, pujian, kritik, caci maki bahkan cemoohan tetapi harus tetap tenang dan sabar serta tawakal untuk mencapai apa yang menjadi tujuan.

Kedua, air akan mengalir ke laut yang merupakan kumpulan air dari seluruh dunia dengan sifat dan karakter yang berbeda-beda. Maknanya, seorang pemimpin harus berpikir universal dan mempunyai wawasan yang luas, tetapi tidak mengorbankan kepribadian dan martabat bangsa yang merdeka dan berdaulat.

Baca juga:  Nota Kesepahaman Lanud Singkawang II Ditandatangani

Ketiga, air bisa digunakan untuk bercermin. Artinya, pemimpin harus mempunyai sikap dan tindakan yang baik supaya bisa dicontoh oleh bawahannya. Di samping itu, pemimpin juga harus mampu bercermin kepada bawahannya.

Keempat, air mempunyai sifat mengalir ke bawah atau tempat yang lebih rendah. Ini mengandung makna sebagai pemimpin, ia harus selalu memperhatikan bawahannya dan tidak cepat goyah hanya karena memikirkan kemajuan karir semata.

Kelima, air bersifat pemersatu. Maknanya, seorang pemimpin harus dapat menggalang kesatuan dan persatuan komponen yang dipimpinnya. Keenam, air bersifat suci dan digunakan dalam kepentingan agama. Ini bermakna, sebagai seorang pemimpin harus beriman dan bertaqwa pada Tuhan Yang Maha Esa, selalu menjalankan perintah agama dan menjauhi larangannya.

Ketujuh, air juga bersifat sangat lembut, tetapi terkadang bisa menjadi sangat keras menghancurkan apa saja. Ini artinya, seorang pemimpin yang baik harus bisa menjadi pedoman dan bertindak tegas agar berhasil dalam menjalankan kepemimpinannya.

Dalam pola pembinaan karir Perwira TNI, kata Panglima TNI. tidak dimungkiri kemungkinan adanya iklim persaingan yang tidak sehat. Ini seringkali membawa dampak negatif dalam hubungan antar sesama perwira, atasan maupun bawahan yang kemudian dapat merusak keharmonisan komunikasi dalam satuan dan secara individual dapat menyebabkan kegagalan para perwira dalam meniti karirnya.

Baca juga:  Exit Briefing Itjenau Di Pusdiklat Paskhas

Oleh karena itu, Panglima TNI berpesan, para Capaja TNI harus senantiasa menjunjung tinggi kehormatan dan Kode Etik Perwira untuk menumbuhkan komposisi yang fair dalam berkarir dan berprestasi di kalangan para perwira TNI. “Selamat datang di lingkungan Tentara Nasional Indonesia kepada seluruh Capaja TNI. Para Capaja diharapkan menunjukkan dan membuktikan diri layak disebut sebagai generasi penerus TNI yang handal, profesional, disegani lawan dan dicintai oleh rakyat Indonesia,” kata Agus.

di tempat dan hari yang sama, para Capaja TNI juga menerima wejangan dari Ibu Kehormatan Taruna Akademi TNI, Tetty Agus Suhartono. Ibu tetty mengingatkan, keberhasilan pelaksanaan tugas sebagai Perwira TNI, termasuk didalamnya pengembangan karir, sangat tergantung dan terpulang pada kinerja atau performance masing-masing individu.

Ibu Kehormatan Taruna menekankan agar para Capaja TNI jangan menghalalkan segala cara untuk kepentingan diri sendiri, namun mengedepankan keteladanan demi suksesnya pelaksanaan tugas pokok para Capaja kelak. “Kelak, apabila Capaja memiliki istri, agar dapat menghapus pameo Kalau suaminya Letnan, maka istrinya Kapten,” kata mantan dekan di Universitas Surabaya ini, yang kontan mendapatkan tepuk tangan riuh dari para Capaja.

Baca juga:  Mahasiswa ATKP Kunjungi Skadron Udara Lanud Sultan Hasanuddin

Seusai memberikan pembekalan, Tetty Agus Suhartono menyerahkan cinderamata kepada Capaja TNI peraih penghargaan Adhi Makayasa dan melaksanakan foto bersama dengan perwakilan Capaja TNI.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel