Berita

Pemberdayaan Personel Harus Terus Diupayakan

Dibaca: 10 Oleh 14 Sep 2012Tidak ada komentar
c130 hercules indonesian air force approaching
#TNIAU 

Menyikapi perkembangan situasi saat ini, pemberdayaan personel harus terus diupayakan agar mampu mendorong dan menggali lebih dalam lagi potensi-potensi yang dimiliki TNI Angkatan Udara untuk dapat dieksploitasi. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengintegrasikan pengetahuan yang terserak di setiap bagian untuk selalu mengembangkan ide-ide baru yang kreatif dan inovatif. Dengan upaya itu diharapkan kita akan mampu menyelaraskan diri dengan setiap perubahan yang terjadi. Karena kita menyadari bahwa semakin mutakhirnya alut sista, menuntut sumber daya manusia yang profesional dalam pengawakannya

Demikian salah satu pernyataan Komandan Lanud Sulaiman Kolonel Pnb Elianto Susetio, S.I.P dalam sambutannya yang dibacakan Kadispers Letkol Adm Drs. Nana Sudjana, M.Si selaku Irup pada upacara penutupan pendidikan Suskomlek ( Kursus Komunikasi Elektronika) Paskhas Angkatan ke-13 dan Susjurlata (Kursus Kejuruan Lanjutan Tamtama) Paskhas Angkatan Ke-28 di lapangan upacara staf II Lanud Sulaiman Bandung. Upacara tersebut dihadiri pula oleh para pejabat satuan samping, para kepala dinas, komandan skadik, dan para perwira serta diikuti oleh seluruh anggota Lanud Sulaiman termasuk PNS. (Jum’at, 14/9)

Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kadispers, Danlanud menyatakan bahwa pendidikan Suskomlek Paskhas bertujuan agar para lulusan mampu mengirim dan menerima berita dengan tanda-tanda morse dan telepon antarstasiun pengawas jaring dalam lingkungan TNI AU dan penerbangan. Serta mampu menerapkan prosedur pemberitaan pada waktu melaksanakan tugasnya dengan baik dan benar. Begitu juga dengan para lulusan Susjurlata Paskhas diharapkan setelah tiga bulan menempuh pendidikan telah memiliki pengetahuan lanjutan, terutama ketrampilan lanjutan dalam bentuk taktik, dan teknik dalam tingkat kesatuan kecil paskhas.

Lebih lanjut Danlanud menegaskan bahwa meskipun bekal ilmu yang diperoleh selama pendidikan belum mencukupi bila dibandingkan dengan tuntutan dinamika lapangan. Namun dengan rasa percaya diri, dilandasi nilai dan semangat kejuangan, akan dapat mengatasi setiap tantangan tugas yang akan dihadapi. ” Dengan demikian, para lulusan mampu melaksanakan berbagai tugas serta mempraktekkan ilmu tersebut di kesatuan,” kata Kadispers.

Pendidikan Suskomlek Paskhas angkatan ke-13 ini dilaksanakan di Skadik 202 Lanud Sulaiman dengan waktu tempuh pendidikan 324 jam pelajaran selama dua bulan dan menetapkan Serda Hadi Angga Satrio dari Wing I Paskhas sebagai siswa lulusan terbaik. Sedangkan pendidikan Susjurlata Paskhas yang dilaksanakan di Skadik 204 selama tiga bulan dengan 524 jam pelajaran menetapkan Praka Candra Panjaitan dari kesatuan Den Bravo sebagai siswa lulusan terbaik.

Baca juga:  Danlanud Iwj Canangkan “Go Green Iswahjudi”

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel