TNI AU - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara

Pembinaan Mental yang Tangguh, Perkokoh Jati Diri Prajurit TNI AU

By 24 Oct 2018Berita
IMG-20181024-WA0032

TNI AU.   Cilangkap-Dispenau, (24/10). Kemajuan perkembangan teknologi informasi yang sangat cepat dan pesat dewasa ini dapat menjadi salah satu potensi ancaman terhadap menurunnya nilai-nilai moralitas dan mental dalam kehidupan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan adanya pembinaan dan penguatan pondasi yang diarahkan untuk membentuk mental prajurit yang bertumpu pada jati dirinya, sehingga kemampuan fisik dan intelektual prajurit TNI AU dapat diperkuat dengan moralitas dan semangat kejuangan yang tangguh.

Hal itu dikatakan Asisten Personel (Aspers) Kasau Marsekal Muda (Marsda) TNI Anastasius Sumadi pada acara pembekalan perwira pembinaan mental (Pabintal) TNI AU tahun 2018 di Gedung Serbaguna Soeharnoko Harbani Denma Mabesau Cilangkap, Jakarta, Rabu (24/10/2018).

Acara pembekalan yang diikuti 73 perwira bintal dari seluruh satuan jajaran TNI AU ini juga dihadiri para kepala dinas dan para pejabat Mabesau.

Aspers Kasau menambahkan, pembinaan mental merupakan bagian dari kemampuan pembinaan personel TNI AU agar dalam setiap tindakan prajurit senantiasa dilandasi moral, semangat dan kesadaran yang tinggi.

Lebih lanjut dikatakan Aspers Kasau, kekuatan angkatan udara yang sesungguhnya pada dasarnya ada pada sumber daya manusianya (SDM), karena alutsista yang secanggih apapun jika tidak didukung oleh personel yang tangguh dan mumpuni tidak akan berarti.

“Untuk itu, pembinaan mental bagi setiap prajurit mutlak dilakukan secara terencana dengan mencermati apa yang menjadi kekuatan (strength), kelemahan (weakness), peluang (opportunity), dan kendala (threat) pada potensi SDM TNI AU agar pembinaan yang dilakukan akan menjadi lebih efektif dan terarah,” ujar Aspers.

Mental, fisik dan intelektual merupakan satu kesatuan yang terintegrasi secara utuh dan tidak dapat dipisahkan. Untuk itu, pembinaan mental prajurit TNI AU dilaksanakan secara selaras, serasi, seimbang dan terintegrasi meliputi fungsi bintal rohani, bintal ideologi, bintal tradisi kejuangan maupun bintal psikologi.

Mengakhiri sambutannya, Aspers mengharapkan kepada para perwira bintal TNI AU untuk dapat menjadi perwira yang profesional dalam skill dan sikap, junjung nilai kejujuran dan bertanggung jawab baik dalam pribadi maupun kedinasan serta semangat untuk berbuat baik.

Leave a Reply

Verifikasi CAPTCHA *

Pembinaan Mental yang Tangguh, Perkokoh Jati Diri Prajurit TNI AU