Berita

Pembinaan Prajurit Diarahkan Pada Pencapaian Kualifikasi Sesuai Dengan Tugas Yang Dihadapi

Dibaca: 36 Oleh 09 Feb 2017Tidak ada komentar
IndonesianAF 1
#TNIAU 

Untuk menghasilkan postur prajurit yang mencerminkan sikap disiplin, memiliki semangat juang yang tinggi, dan menguasai penggunaan peralatan yang dimiliki secara profesional maka pembinaan para prajurit harus diarahkan pada pencapaian kualifikasi yang sesuai dengan tugas yang dihadapi sehingga mampu menghadapi tantangan tugas yang semakin kompleks di masa mendatang.

Hal tersebut disampaikan Komandan Lanud Sulaiman Kolonel Pnb Mohammad Syafii, S.I.P., M.M., selaku Irup dalam sambutan tertulisnya pada upacara pembukaaan SBIT (Sekolah Bahasa Inggris Teknik Angkatan ke-45, Sejurba Jurkom Angkatan ke-15, dan Sejurba Paskhas Angkatan ke-19 di gedung Cendrawasih Lanud Sulaiman Bandung, yang diikuti para pejabat satuan samping atau yang mewakili, para Kepala Dinas, Komandan Skadik, para personel baik militer maupun PNS Kamis (9/2).

”Karenanya, para siswa haruslah memahami bahwa dari pendidikan ini diharapkan dapat melahirkan para prajurit yang berkualitas dan handal di bidangnya, sesuai dengan kejuruan masing masing. Maksimalkan potensi diri untuk menggali ilmu sebanyak mungkin dengan banyak bertanya dan membaca serta berlatih”, kata Danlanud yang juga percaya bahwa para siswa telah mempersiapkan diri serta memiliki semangat dan motivasi yang tinggi untuk mencapai dan mengukir prestasi yang terbaik.

Baca juga:  Serka Surais Babinpotdirga Lanud RSA, Kawal dan Pantau Prokes di Bandara RSA

Danlanud pun menekankan pula kepada para instruktur, agar dalam menjalankan setiap penugasan sebagai tenaga pengajar tetap memperhatikan hal-hal utama, sehingga visi dan misi dalam setiap proses belajar mengajar tercapai dan tepat sasaran. “Mengingat ilmu yang diperoleh para siswa kelak akan sangat bermanfaat bagi pelaksanaan tugas di satuan masing-masing”, tambahnya.

Pendidikan Sekolah Bahasa Inggris Teknik (SBIT) Angkatan ke-45 yang dilaksanakan di Skadik 201 ditempuh para siswa selama tujuh bulan dengan 964 jam pelajaran. Sedangkan Sekolah Kejuruan Bintara Juru Komunikasi (Sejurba Jurkom) Angkatan ke-15 menempuh 940 jam pelajaran untuk kurun waktu lima bulan, dan sekolah kejuruan bintara paskhas (Sejurba Paskhas) angkatan ke ke-19 akan menempuh pendidikan selama tiga bulan dengan 576 jam pelajaran.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel