Berita

PEMBUKAAN TUGU PATOLA SKADIK 303 WINGDIKTEKKAL

Dibaca: 82 Oleh 15 Agu 2012Tidak ada komentar
PEMBUKAAN TUGU PATOLA SKADIK 303 WINGDIKTEKKAL
#TNIAU 

Bertempat di Skadik 303 Wingdiktekkal, Komandan Wingdiktekkal Kolonel Tek Sigit Priyono GSC, S.IP., M.Sc membuka dan meresmikan tugu patola Skadik 303 Wingdiktekkal. Rabu (15/8).

Pembukaan tugu Patola Skadik 303 Windiktekkal ini diadakan setelah apel pagi. Dalam sambutannya, Danwingdiktekkal mengatakan bahwa melalui pembukaan tugu patola ini apapun bentuknya, inilah wujud dari slogan “Jangan tanyakan apa yang diberikan Negara kepadamu, tetapi tanyakan apa yang sudah kamu berikan kepada Negara”. “Ini merupakan bentuk kontribusi nyata dari pengaplikasian kata-kata tersebut, yang dilaksanakan dengan baik oleh Skadik 303 Wingdiktekkal.”, ujarnya.

Skadik 303 Wingdiktekkal merupakan unsur pelaksana Wingdiktekkal yang berkedudukan langsung di bawah Danwingdiktekkal dan bertugas menyelenggarakan pendidikan kejuruan teknik senjata, sarana dan bantuan (Sarban), serta fasilitas dan instalasi (Fasint) guna mencetak dan menghasilkan Prajurit TNI Angkatan Udara khususnya Bintara, Tamtama dan Pegawai Negeri Sipil yang handal dan professional untuk mendukung tugas pokok TNI Angkatan Udara.

“Tugu patola Skadik 303 Wingdiktekkal ini, bertujuan sebagai motivasi dan penggugah semangat bagi staf dan siswa bahwa Skadik 303 adalah pencetak kader TNI Angkatan Udara yang terampil dan mumpuni dibidang sarban, senjata dan fasint bagi Bintara, Tamtama dan PNS TNI Angkatan Udara.”, jelas Danskadik 303 Wingdiktekkal Letkol Tek Sutarno, S.Pd., MM.

Baca juga:  SETIJAB DANWING 1 LANUD HALIM P.

Lebih lanjut dikatakan bahwa secara etimologis patola Skadik 303 Wingdiktekkal bertuliskan “Vidyasana Dharma Visesa”. Vidyasana berarti tempat pendidikan, penggodokan, pencetak dan penghasil, Dharma berarti pengabdian, dan Visesa berarti serba bisa dan terampil. “Sehingga secara keseluruhan berarti Skadik 303 Wingdiktekkal merupakan tempat pendidikan sebagai bentuk pengabdian kepada Negara dan bangsa melalui TNI Angkatan Udara untuk membentuk personel dan Prajurit TNI Angkatan Udara yang serba bisa dan terampil.”, ungkap Danskadik.

 

Acara tersebut dilaksanakan secara sederhana dan diikuti oleh seluruh anggota Wingdiktekkal baik staf maupun siswa. “Meskipun dilaksanakan secara sederhana, kemudian jangan melihat dari kesederhanaannya melainkan melalui hal yang sederhana akan menghasilkan hal yang besar, karena sebuah cita-cita dapat dicapai melalui langkah yang sederhana.’, ujar Danwingdiktekkal.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel