Berita

PEMECATAN 1 OKNUM “PASKHAS”

Dibaca: 323 Oleh 26 Mei 2010Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

ANGGOTA PASKHAS DIBERHENTIKAN DARI DINAS KEPRAJURITAN

 

(Madiun 28/12) Komandan Korps Pasukan Khas TNI Angkatan Udara (Paskhasau) Marsekal Pertama TNI Putu Sulatra bertindak selaku inspektur upacara dalarn acara pemecatan prajurit Paskhas atas nama Mayor Psk Yudi Prasetyo bertempat di Skadron 463 Paskhas Madiun, Kamis (28/12). Upacara pemecatan ini sebagai tindak lanjut dari Putusan Peradilan Militer Surabaya dan Surat Keputusan Panglima TNI No. Skep :439/XII/2006 tanggal 13 Desember 2006 tentang pemberhentian tidak dengan hormat dari dinas militer Mayor Psk ‘Yudi prasetyo. Hal ini dilakukan sebagai suatu tindakan hukuman bagi yang bersangkutan akibat dari perbuatan pidana yaitu penggelapan uang yang berakibat merugikan anggota paskhas terutama anggota yang berdinas di Skadron 463 Paskhas serta perbuatan Asusila.

 

Marsekal Pertama Putu Sulatra dalam sambutannya mengatakan keputusan pemecatan ini harus diambil sebagai konsekwensi dari perbuatan pidana dan asusila yang dilakukan oleh Mayor Psk Yudi dan harus diterima dengan lapang dada, karena sudah merupakan komitmen dari pimpinan TNI bahwa pelanggaran yang dilakukan oleh prajurit TNI harus diproses sesuai dengan hukum yang berlaku dan apabila suatu tindakan tidak bisa ditolerir maka akan ditindak tegas sampai dengan proses pemecatan.

Baca juga:  Perwira Senior Harus Menjadi Ruh Perjuangan dan Pengabdian Di Satuan Masing-masing.

 

Dibagian lain Marsma TNI Putu Sulatra menyampaikan bahwa dalam menghadapi tantangan kehidupan yang semakin komplek maka mental dan moral dari seluruh prajurit adalah yang utama, dan bagi yarg tidak kuat mental dan moralnya rendah maka tidak akan mampu menghadapi tantangan hidup maka prajurit tersebut akan cenderung untuk berbuat dan bertindak di luar aturan-aturan dan norma-norma yang telah ditetapkan sebagai sendi kehidupan seorang prajurit. Oleh sebab itu upacara pemecatan merupakan pelajaran agar tidak bertindak di luar ketentuan yang telah ditetapkan, ujarnya.

 

Hadir dalam upacara tersebut Komandan Lanud lswahyudi Marsekal Pertama TNI Dede Rusamsi, Danwing II Paskhas Kolonel Psk MB. Manurung, Aspers Korpaskhas Kolonel Psk Teddy Sutedja dan para pejabat insub yang berada di jajaran Lanud lswahyudi, Madiun. Setelah upacara Komandan Korpaskhas Marsekal Pertama TNI Putu Sulatra memberikan Pengarahan kepada seluruh anggota Skdaron 463 Paskhasau.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel