Berita

Pemeriksaan Psikologi Calon Pemandu Istana Kepresidenan

Dibaca: 6 Oleh 24 Okt 2014Tidak ada komentar
BAe Hawk 209
#TNIAU 

Dinas Psikologi Angkatan Udara, Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta, telah melaksanakan Pemeriksaan psikologi terhadap 15 personel dari Angkatan Darat, Angkatan Udara dan Kepolisian. Kegiatan ini berlangsung selama satu hari kerja yakni pada tanggal 23 Oktober 2014, diikuti 4 personel Kowad berpangkat Serda, 3 personel Wara berpangkat Serda dan 8 personel Polwan berpangkat Bripda. Sesuai Surat dari Kepala Biro Personel TNI dan Polri Nomor : B-1576/Setmilpres/Pers/AM.02.00/10/2014 kegiatan seleksi ini merupakan seleksi calon Pemandu Istana Kepresidenan.

Ketua Pelaksana Pemeriksaan Psikologi kali ini adalah Kasubdis Psikologi Personel Dispsiau. Dalam penjelasannya, Kolonel Kes. Drs. V. Agus sriyanto M.Si menerangkan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk membantu Kepala Biro Personel TNI dan Polri menyiapkan dan memilih calon Pemandu Istana Kepresidenan.

Dari hasil pemeriksaan tersebut peserta diproyeksikan mampu menjalankan tugas-tugas sebagai Pemandu Istana Kepresidenan. Tujuan dari pemeriksaan ini adalah untuk mengetahui/ mengukur potensi yang dimiliki peserta untuk menyelesaikan permasalahan dan tugas-tugas sebagai Pemandu Istana Kepresidenan. Untuk mengetahui dan mengungkap hal tersebut maka para peserta harus mengikuti kegiatan paper and pencil test dan observasi perilaku selama pelaksanaan kegiatan.

Baca juga:  PANGKOOPSAU I TIBA DI LANUD SUPADIO

Lebih lanjut dijelaskan bahwa potensi/ kompetensi yang diharapkan dimiliki oleh seorang Pemandu Istana Kepresidenan meliputi kemampuan berpikir dengan didasari wawasan pengetahuan yang luas.

Seorang Pemandu Istana Kepresidenan juga harus mampu mengelola tugas dalam bentuk mampu bekerja dalam rentang waktu yang panjang dibawah stressor tertentu. Ia juga harus mampu mengelola hubungan dalam bentuk mampu menjalin komunikasi dan kerjasama dengan orang lain, terutama dalam kemampuan melayani orang lain. Selain itu ia juga harus mampu mengelola dirinya dalam bentuk mampu mengendalikan emosinya. Hasil dari kegiatan ini berupa gambaran/ deskripsi tentang seorang calon, bahkan sampai pada kesimpulan dapat direkomendasikan, dipertimbangkan atau tidak direkomendasikan menjadi Pemandu Istana Kepresidenan.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel