Berita

PENANGGULANGAN GAWAT DARURAT DI BANDARA NGURAH RAI BALI

Dibaca: 12 Oleh 20 Des 2010Tidak ada komentar
2015 06 02 00002
#TNIAU 

Sesaat setelah menerima laporan melalui telefon dari Kabandara, Komandan Lanud Ngurah Rai, Letkol Pnb Jumarto segera memerintahkan personel jajarannya bersiap dan bertindak, karena telah terjadi urgency yaitu pesawat Bali Gateway’s Airline mendarat darurat dan terbakar di Bandara Ngurah Rai,  Rabu (15/12), pukul : 19.05 Wita.

Pesawat tipe Boeing 777-300 tujuan Bandara Internasional Kuala Lumpur menuju Bandara Internasional Ngurah Rai dan membawa 175 penumpang. Saat menuju Bandara Ngurah Rai, Pilot pesawat dengan callsign BGW-555 ini melaporkan bahwa terlihat asap yang keluar dari mesin no. 1 dan beberapa penumpang dilaporkan mengalami gangguan pernafasan serta meminta prioritas mendarat di runway 27, namun overrunning dan meledak, sehingga terpecah menjadi beberapa bagian.

Personel Lanud Ngurah Rai segera mengamankan lokasi dan membantu mengevakuasi para korban bersama petugas yang lain. Kecelakaan mengakibatkan 23 orang meninggal dunia, 62 luka-luka dan 90 orang selamat termasuk penumpang yang dicurigai Badan Intelijen Negara (BIN) sebagai anggota teroris.  

Demikianlah skenario latihan Penanggulangan Gawat Darurat Dirgantara Raharja ke-60 Bandara Ngurah Rai. Latihan ini menjadi yang pertama di Indonesia yang mengambil setting waktu kecelakaan pada malam hari. 

Baca juga:  Danlanud Mna Ikut Meriahkan HUT Armada RI ke-73

Latihan PGD merupakan agenda rutin Bandara Ngurah Rai yang diselenggarakan 2 tahun sekali. Tujuannya antara lain untuk melatih, menguji dan mengevaluasi Petugas, Fasilitas, dan Prosedur penanganan keadaan gawat darurat. Latihan ini juga untuk menguji dan memastikan bahwa Personel Bandara Internasional Ngurah Rai profesional dan selalu siap siaga menghadapi keadaan darurat yang dapat terjadi setiap saat di Bandara.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel