Berita

Penanggulangan Huru Hara di Lanud Surabaya

Dibaca: 4 Oleh 17 Mei 2013Tidak ada komentar
Museum Pusat TNI Angkatan Udara Dirgantara Mandala
#TNIAU 

Warga Sedati Agung Sidoarjo melakukan aksi demo di depan gerbang Lanud TNI AU Surabaya. Aksi tersebut sempat ricuh setelah tidak adanya kesepekatan warga dengan pihak Lanud. Sehingga Lanud dengan tegas mengerahkan pasukan Penaggulangan Huru-hara (Gulhura) untuk membubarkan aksi anarkis tersebut, Rabu (15/5).

Kericuhan diawali dengan datangnya para pendemo yang menuntut turunkan harga kebutuhan bahan pokok dan meminta pihak TNI AU ikut mendukung dan memberikan bantuan moril yang harus di sampaikan ke pemerintah. Maka dengan kekacauan yang tidak menentu yang disusupi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab mereka melakukan orasi dan membawa spanduk serta poster-poster yang berisikan turunkan harga bahan pokok dan lain sebagainya.

Melihat situasi dan kondisi dilapangan seperti itu, maka pihak dari Lanud Surabaya merespon dengan mengerahkan pasukan penanggulangan Huru hara. Dengan kedatangan pasukan huru hara dari Lanud, warga semakin menjadi. Tim negosiasi juga turun tangan menemui koordinator warga. Sayangnya, tidak ada kesepakatan dalam negosiasi itu. Warga semakin tidak terkendali dan mulai melakukan aksi melempari petugas hingga saling dorong. Akhirnya, warga semakin brutal dan terjadilah bentrok dengan petugas. Setelah pihak Lanud dan pendemo melaksanakan negosiasi dan mendapat kesepakatan maka para pendemo membubarkan diri

Baca juga:  Danlanud Adisutjipto beserta Ibu Imel Bob H. Panggabean tatap muka dengan siswa Semaba PK Wanita TNI Angkatan 44

Kegiatan tersebut merupakan bagian sekenario rangkaian penaggulangan aksi demo oleh pasukan PHH Lanud Surabaya. Oleh karena itu dengan adanya latihan ini diharapkan seluruh pasukan pangkalan mendapatkan bekal teori, praktek sehingga dapat meningkatkan kemampuan dalam melaksanakan penanggulangan huru-hara oleh aksi-aksi demonstan/perusuh yang akan mengganggu maupun menguasai Lanud Surabaya.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel