Berita

PENATARAN GLALAP HANUDNAS TUTUKA XXXI

Dibaca: 2 Oleh 26 Mei 2010Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

DANSESKO TNI BUKA PENATARAN GLALAP HANUDNAS TUTUKA XXXI TA 2007

 

Komandan Sesko TNI Marsekal Madya TNI M. Basri Sidehabi,S.IP,MBA membuka penataran glalap hanudnas tutuka XXXI TA.2007 bertempat di aula Leo Watimena Kohanudnas Halim Perdanakusuma Jakarta, (Kamis,20/9).

 

Perubahan perkembangan lingkungan strategis pada lingkup internasional, regional dan nasional senantiasa bergerak sangat dinamis dan diwarnai penuh ketidakpastian dengan segala dampak negatifnya yang dapat mempengaruhi semua aspek kehidupan. Apabila hal ini tidak diantisipasi secara sungguh-sungguh akan dapat menjadi potensi ancaman terhadap keutuhan wilayah dan kedaulatan negara kesatuan republik indonesia. Memperhatikan perkembangan lingkungan tersebut, tentunya menyadarkan kita semua untuk memelihara kesiagaan operasional unsur-unsur TNI khususnya dalam pertahanan udara nasional. Saat ini kita dengan jelas dapat menyaksikan dalam operasi udara negara maju, bagaimana pihak penyerang menggunakan sarana perang yang berteknologi tinggi saat bertempur, mulai dari pesawt tempur,pesawat pengintai tanpa awak,pesawat radar udara, peluru kendali dan sista pernika, tegas Dansesko TNI.

 

Selanjutnya Dansesko TNI mengatakan sejalan dengan perkembangan lingkungan strategis, baik global maupun regional serta perkembangan situasi nasional yang kita hadapi saat ini menunjukan bahwa tugas-tugas kohanudnas dimasa mendatang akan semakin berat dan kompleks. Namun kita harus yakin bahwea tugas-tugas tersebut akan dapat dilaksanakan sebaik-baiknya, jika disadari secara sungguh-sungguh bahwa latihan adalah kebutuhan pokok bagi setiap prajurit dan satuan dalam meningkatkan profesionalismenya. Gladi lapangan hanudnas tutuka ke XXXI kali ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai yanggal 25 sampai dengan 27 september 2007. Mengahiri sambutanya Dansesko TNI menekankan selama pelaksanaan latihan agar tetap memperhatikan faktor keselamatan penerbangan, pengamanan personel, matriil,kegiatan serta dokumen dan meminta kepada masing-masing bagian atau unsur-unsur yang terlibat, baik sebagai wasdal,pelaku,penilai dan pendukung latihan, supaya memahami tugas,fungsi dan tanggung jawabnya masing-masing.

Baca juga:  BHAKTI SOSIAL TNI-BKKBN 2009 DI KALBAR

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel