Berita

Penataran Hukum HAM dan Hukum Humaniter Internasional Resmi Ditutup

Penataran Hukum HAM dan Hukum Humaniter Internasional Resmi Ditutup
#TNIAU 

TNI AU. Kepala Dinas Hukum Angkatan Udara (Kadiskumau), Marsma TNI Haryo Kusworo secara resmi menutup penataran hukum HAM dan hukum humaniter internasional untuk perwira Lanud Atang Sendjaja, yang berlangsung di ruang rapat Mako Lanud Atang Sendjaja, Kamis (8/8).

Marsma TNI Haryo Kuswoyo dalam sambutannya mengatakan bahwa, untuk dapat lebih efektif dan efisien dalam melaksanakan tugas-tugas. Terutama dalam pelaksanaan operasi, TNI AU senantiasa terus melakukan pembinaan kesiapan sumber daya manusia

Penyelenggaraan penataran hukum HAM dan hukum humaniter internasional dapat dikatakan merupakan salah satu fungsi pembinaan tersebut.

“Saya berharap dengan penataran ini, para perwira akan bertambah wawasannya dalam bidang hukum HAM dan hukum humaniter internasional,” ujar Kadiskumau.

Pada kesempatan tersebut Marsma TNI Haryo Kuswoyo juga mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Danlanud Atang Sendjaja beserta pejabat dan staf. Delegasi ICRC Indonesia, para peserta dan semua pihak yang ikut membantu terlaksananya kegiatan ini hingga berjalan baik dan lancar.

Sementara Komandan Lanud Atang Sendjaja, Marsma TNI Eding Sungkana yang diwakili Danwing Udara 4 Lanud Atang Sendjaja Kolonel Pnb Muzafar dalam sambutannya menyampaikan, penataran hukum HAM dan hukum humaniter di Lanud ATS sebagai langkah yang cukup penting. Sebab, akan sangat membantu dalam melaksanakan pembinaan kemampuan bidang hukum bagi seluruh prajurit.

Sekaligus dapat memberikan solusi atas berbagai kendala hukum di lapangan. “Baik yang bersifat teknis maupun taktis yang selama ini sering dihadapi Lanud ATS,” pungkas Danlanud Ats.

Danlanud menambahkan, pemahaman hukum menjadi hal mutlak dan sangat penting untuk diketahui. Sehingga dalam melaksanakan tugas, khususnya tugas-tugas operasi dapat berjalan dengan lancar dan tidak terkendala permasalahan hukum yang berlaku.

Terkait dengan hal tersebut, “selama dua hari para perwira telah dibekali dengan materi hukum oleh narasumber. Meski singkat dari segi waktu, namun telah memberikan pengetahuan hukum yang sangat bermanfaat untuk pelaksanaan tugas ke depan, jelas Danlanud Ats.

Danlanud Ats menekankan kepada seluruh perwira yang telah mengikuti penataran ini, agar dapat meneruskan pengetahuan kepada anggota di masing-masing satuan kerja.

Terkait

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel