Berita

Pendidikan Pendahuluan Bela Negara (PPBN) Universitas Pakuan di Lanud Atang Sendjaja Bogor

Dibaca: 1009 Oleh 05 Sep 2016Tidak ada komentar
P-51 Mustang, Perintis Tim Aerobatik TNI Angkatan Udara
#TNIAU 

Panglima Komando Operasi TNI Angkatan Udara I Marsekal Muda TNI Yuyu Sutisna,S.E.,M.M secara resmi membuka Pendidikan Pendahuluan Bela Negara mahasiswa baru Universitas Pakuan Bogor yang berjumlah 4300 mahasiswa. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari dari tanggal 5 sampai dengan tanggal 7 september. Bertempat di Skadron 8 Wing 4 Lanud Atang Sendjaja Bogor. Senin (5/9).

Dalam kata sambutannya Pangkoopsau I mengatakan, sesuai kurikulum dan silabus pendidikan di universitas, maka pada awal pendidikan mahasiswa baru diadakan pembekalan bela Negara, tujuannya untuk mewujudkan kesadaran bela negara bagi setiap warga negara indonesia yang memiliki tekad, semangat, sikap, tindakan yang terarah, menyeluruh, terpadu dan berlanjut, dalam menjamin kelangsungan kehidupan bermasyarakat, Berbangsa dan Bernegara berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Seperti kita ketahui bersama kesadaran bela negara pada hakikatnya merupakan kesediaan berbakti dan berkorban demi membela negara. Kesadaran bela negara dibangun sebagai bagian dari sistem pertahanan negara. Oleh sebab itu pertahanan negara dilaksanakan oleh pemerintah dan dipersiapkan secara dini dengan sistem pertahanan semesta yang melibatkan seluruh warga negara, wilayah dan sumber daya nasional lainnya.

Baca juga:  LANUD ROESMIN NURJADIN GELAR DONOR DARAH

Lebih lanjut Marsda TNI Yuyu Sutisna, S.E.,M. menekankan bahwa, upaya bela negara selain sebagai kewajiban dasar, juga merupakan kehormatan bagi setiap warga negara yang dilaksanakan dengan penuh kesadaran, tanggung jawab dan rela berkorban dalam pengabdian kepada negara dan bangsa. saat ini masih ada kecenderungan masyarakat yang menafsirkan bahwa bela negara diartikan sebagai militerisme dan menganggap itu merupakan domain TNI. Bela negara bukanlah domain TNI saja, tetapi merupakan tanggung jawab semua warga negara sebagai komponen bangsa. Secara fisik, wujud bela negara memang dapat diartikan dengan mengangkat senjata menghadapi serangan atau agresi musuh, namun secara non-fisik dapat didefinisikan sebagai segala upaya untuk mempertahankan negara dengan cara meningkatkan rasa nasionalisme, yakni kesadaran berbangsa dan bernegara, menanamkan kecintaan terhadap tanah air, serta berperan aktif dalam memajukan bangsa dan negara.

Untuk itu perlu ada sosialiasi secara berkesinambungan kepada seluruh warga Negara, terutama generasi muda, sehingga diharapkan nantinya mempunyai pemahaman yang sama bahwa bela negara merupakan hak dan kewajiban setiap warga Negara, seperti yang diatur dalam undang-undang dasar 1945 pasal 27 ayat 3 yang menyebutkan “setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan warga Negara”.

Baca juga:  ANIMO CASIS TAMTAMA DI KUPANG MENINGKAT

Pada Akhir sambutannya Pangkoopsau I , mengucapkan terima kasih atas kepercayaan kepada TNI Angkatan Udara ,khususnya Lanud Atang Sendjaja menjadi tuan rumah peyelenggaraan pelatihan Bela Negara ini. Kepercayaan ini merupakan suatu kehormatan bagi TNI Angkatan Udara ,dan tentunya akan kami wujudkan dengan berupaya memberikan yang terbaik sesuai kemampuan, kewenangan serta dukungan fasilitas yang ada, baik tenaga pelatih,instruktur maupun sarana dan prasarana yang diperlukan dalam latihan ini.

Hadir pada pembukaan Pendidikan Pendahuluan Bela Negara, Rektor Universitas Pakuan DR.H.Bibin Rubini,M.PD, Wakil Wali Kota Bogor, Para Dosen, Pembina Pejabat Lanud Ats, Komandan Satuan, serta undangan lainnya. Pada kesempatan yang sama Pangkoopsau I berkesempatan memberikan pembekalan sesi pertama kepada peserta Pendidikan Pendahuluan Bela Negara,Universitas Pakuan dengan materi Air Power.

Kirim Tanggapan

Made with passion by Vicky Ezra Imanuel